KALIMANTAN TENGAH — Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil hati-hati sebelum Persija perlahan mengambil kendali permainan lewat tekanan Rizky Ridho dan rekan-rekan.
Kebuntuan akhirnya terpecah menjelang turun minum. Alexander Jeremeff menyontek bola hasil umpan silang Denis Kolinger pada menit ke-42, membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga jeda.
Persib merespons selepas turun minum. Pelatih Igor Tolic memasukkan Luka Menalo dan Ragnar Oratmangoen untuk menambah daya gedor, dan upaya itu berbuah pada menit ke-81 lewat gol Balsa Sekulic yang memanfaatkan umpan Menalo.
Mamut resmi diperkenalkan sebagai rekrutan Macan Kemayoran pada Kamis (10/9/2026), dua hari sebelum laga. Penyerang berusia 28 tahun itu datang dari klub Kroasia, NK Varazdin.
Keputusan pelatih Shin Tae-yong memasukkan Mamut di menit-menit akhir terbukti tepat. Golnya pada penghujung laga membuat Maung Bandung pulang tanpa poin.
Panitia mencatat 58.961 penonton hadir di stadion berkapasitas 78 ribu kursi tersebut. Seluruhnya merupakan The Jakmania.
Bobotoh tidak diperbolehkan hadir di SUGBK. Kebijakan ini diberlakukan karena faktor pertimbangan, meski larangan suporter away telah dicabut.
Terakhir kali Persija menekuk Persib terjadi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 31 Maret 2023, dengan skor 2-0. Dalam enam pertemuan setelahnya, Macan Kemayoran tak pernah menang.
Penantian sekitar tiga tahun enam bulan berakhir di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan ini menjadi modal penting Persija menjalani pekan-pekan berikutnya di BRI Super League 2026/2027.
PSSI menunjuk Yudai Yamamoto asal Jepang sebagai pengadil pertandingan. Yamamoto bukan nama baru di sepak bola Indonesia dan beberapa kali memimpin laga BRI Super League 2025/2026.
Sebelumnya, ia juga memimpin pertemuan Persib kontra Persija pada babak semifinal Piala Presiden 2026.