Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sulawesi, Stok Aman dan Antrean Terpantau

Penulis: Gunawan Susilo  •  Kamis, 03 September 2026 | 18:44:31 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

KALIMANTAN TENGAH — PENGawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Sulawesi resmi diperketat. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan langkah ini diambil agar penyaluran solar dan jenis BBM subsidi lainnya tepat sasaran, di tengah lonjakan permintaan yang belakangan terjadi.

General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah pembelian yang tidak sesuai peruntukan.

"Kita bersama-sama akan melakukan pengawasan dan monitoring penyaluran BBM di SPBU, khususnya yang memang terjadi antrean. Ini akan dilihat apakah transaksinya sudah betul," kata Deny dalam keterangan resminya di Makassar, Kamis.

Antrean di SPBU: Bukan Tanda Solar Langka

Masyarakat yang melihat antrean panjang di beberapa SPBU belakangan ini tak perlu panik. Deny menjelaskan, peningkatan permintaan solar memang terjadi, terutama dari kendaraan berukuran besar, namun kondisi ini telah diantisipasi.

"Beberapa waktu terakhir memang peningkatan demand ini cenderung di kendaraan-kendaraan besar dan menyebabkan antrean di beberapa SPBU," jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi harian telah dilakukan dengan Pemerintah Provinsi, Direktorat Krimsus, dan Dinas ESDM untuk mengurai antrean. Tujuannya ganda: memastikan BBM bersubsidi sampai ke yang berhak, sekaligus menjaga arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap lancar.

"Karena harapan kami juga penyaluran bisa tepat sasaran, kondisi antrean di SPBU bisa lancar, maupun pengguna jalan lainnya juga tetap lancar dan tidak terganggu," ujar Deny.

Apa yang Diawasi Pertamina di SPBU?

Pengawasan ini tidak hanya bersifat himbauan. Pertamina melakukan sejumlah tindakan nyata di lapangan:

- Evaluasi transaksi dan nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian tidak wajar. - Pembinaan terhadap SPBU yang kedapatan melakukan pelanggaran dalam penyaluran BBM. - Pemantauan khusus di titik SPBU yang kerap terjadi antrean, untuk memverifikasi kebenaran transaksi.

Jika ditemukan penyalahgunaan, Pertamina memastikan akan ada tindak lanjut. Ini menjadi peringatan tegas bagi oknum yang kerap menyalahgunakan BBM subsidi atau menggunakan jerigen untuk dijual kembali.

Stok Aman untuk Wilayah Sulawesi

Di tengah pengawasan yang diperketat, masyarakat tetap bisa mendapatkan BBM. Humas Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa stok BBM untuk memenuhi kebutuhan Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Distribusi dari Fuel Terminal ke seluruh SPBU terus berjalan normal.

Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan stok dan penyaluran secara berkala, serta memperkuat distribusi ke titik-titik yang mengalami peningkatan kebutuhan. Jadi, tidak ada alasan untuk melakukan pembelian berlebihan yang justru merugikan masyarakat luas.

Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum

Pertamina tidak bekerja sendiri. Pengawasan ini melibatkan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

"Kami bersama pemprov, bersama ditkrimsus, dan juga Dinas ESDM sudah berkoordinasi harian untuk mengatasi antrean," jelas Deny.

Hal ini menegaskan komitmen untuk menindak tegas pihak-pihak yang mencoba bermain dengan BBM subsidi. Masyarakat yang melihat indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU atau penjualan solar ke industri tanpa izin dapat melaporkannya ke kantor Pertamina setempat atau aparat berwenang, agar bantuan energi ini benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan seperti nelayan, petani, dan transportasi umum.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top