KUALA KAPUAS — Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyaksikan langsung proses perekaman paspor yang digelar di MPP Kuala Kapuas dan menegaskan bahwa layanan ini menjawab keluhan warga selama ini. Selama ini, warga yang hendak membuat paspor harus meluangkan waktu khusus untuk bepergian ke ibu kota provinsi.
"Pelayanan jemput bola ini tentunya sangat memudahkan calon jemaah haji Kapuas membuat dan mendapatkan paspor," kata Wiyatno di sela peninjauannya, Rabu.
Wiyatno berharap skema pelayanan seperti ini tidak berhenti pada momen musim haji saja. Menurutnya, kehadiran petugas imigrasi di tingkat kabupaten memberi dampak langsung bagi efisiensi pengurusan administrasi masyarakat.
"Harapan saya kegiatan ini berkelanjutan dan tidak hanya untuk jemaah haji, tetapi juga masyarakat umum yang memerlukan pembuatan paspor dapat terlayani di MPP ini," ujarnya.
Pelayanan yang berlangsung di Jalan Jepang tersebut menyasar calon jemaah haji asal Kapuas yang masuk dalam rencana keberangkatan tahun 2027. Dengan adanya layanan ini, mereka terbebas dari biaya transportasi dan akomodasi yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk ke Palangka Raya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Kapuas itu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Kantor Imigrasi kepada masyarakat setempat. Ia menilai kolaborasi antarinstansi ini perlu diperluas cakupannya.
"Saya berharap kerja sama dan pelayanan jemput bola tersebut dapat terus ditingkatkan demi memberikan kemudahan akses pelayanan publik bagi masyarakat," demikian Wiyatno.
Peninjauan pelaksanaan perekaman paspor itu turut didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Achmad Farichin, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kapuas Sutrisno, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapuas Ustaz Ahmad Mujahidin.