KALIMANTAN TENGAH — Kabar buruk datang untuk komunitas Secret Neighbor. Game spin-off multipemain dari Hello Neighbor (2017) ini harus mengalami pemadaman total setelah seorang peretas berhasil mendapatkan kredensial admin dan mengakses sistem backend game. Aksi peretas tersebut tidak main-main: seluruh profil pemain, progres dalam game, dan data lainnya dihapus secara massal.
Hologryph dan tinyBuild menyebut aksi ini sebagai "serangan terkoordinasi pada sistem server dan infrastruktur kami" yang terjadi di semua platform. Yang lebih meresahkan, peretas tersebut mengaku akan terus menargetkan game ini sampai Secret Neighbor ditarik dari penjualan di seluruh platform.
Menurut pernyataan resmi di Steam, insiden ini bermula ketika peretas mendapatkan akses admin ke sistem backend. Setelah itu, ia langsung menghapus data pemain dan melakukan serangan lanjutan ke infrastruktur server. Meski begitu, kedua perusahaan memastikan bahwa tidak ada data pribadi atau informasi pengguna yang ikut bocor dalam serangan ini.
Keputusan untuk menutup game diambil sebagai langkah antisipasi. "Kami untuk sementara menutup game sampai kami mengatasi pelanggaran dan menutup semua celah yang mungkin menyebabkan insiden ini," demikian pernyataan resmi Hologryph dan tinyBuild. Sampai saat ini, belum ada timeline pasti kapan server akan kembali normal.
Tim pengembang saat ini bekerja sama dengan PlayFab, penyedia layanan backend untuk Secret Neighbor, untuk mencoba memulihkan data yang telah dihapus. Selain itu, kedua perusahaan juga telah melapor ke otoritas terkait untuk menindaklanjuti insiden peretasan ini secara hukum.
Meskipun server game mati, halaman Secret Neighbor di Steam masih aktif dan game masih bisa dibeli. Hologryph dan tinyBuild berjanji akan terus memberikan pembaruan kepada pemain "tentang progres kami dan bagaimana situasi ini berlanjut ke depannya." Pemain Indonesia yang sudah terlanjur membeli game ini disarankan untuk menunggu pengumuman resmi selanjutnya.
Secret Neighbor pertama kali dirilis pada 2019 sebagai eksperimen mode multipemain dari Hello Neighbor. Setahun kemudian, tinyBuild menginvestasikan USD 3 juta (sekitar Rp 48 miliar) ke Hologryph dan menjadi pemegang saham mayoritas. Investasi ini dilakukan setelah tinyBuild mengakuisisi Dynamic Pixels, developer asli Hello Neighbor, beberapa bulan sebelumnya.
Waralaba ini sebenarnya masih berjalan cukup baik. Sekuel Hello Neighbor dirilis pada 2022 dan game ketiga kabarnya sedang dalam pengembangan. Bahkan, Hello Neighbor original sempat mencatatkan jumlah pemain bersamaan (concurrent players) tertinggi pada Maret tahun ini. Insiden peretasan ini tentu menjadi ujian besar bagi tinyBuild untuk menjaga kepercayaan komunitas di tengah rencana ekspansi waralaba mereka.