Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max Diprediksi Naik Rp 1,6 Juta: Ini Rinciannya

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:22:31 WIB
Analis Bloomberg Mark Gurman memprediksi harga iPhone 18 Pro dan Pro Max naik USD 100 atau sekitar Rp 1,6 juta per unit.

KALIMANTAN TENGAH — Rumor kenaikan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sudah menguat sejak beberapa bulan terakhir. Kini, prediksi itu semakin jelas: Apple dipastikan akan menaikkan harga jual untuk lini Pro, dan pertanyaannya tinggal seberapa besar. Informasi terbaru dari analis Bloomberg, Mark Gurman, menyebut kenaikan bisa dibatasi hanya USD 100 (sekitar Rp 1,6 juta) untuk semua varian.

Jika prediksi Gurman akurat, iPhone 18 Pro akan dibanderol mulai USD 1.199 (sekitar Rp 19,2 juta), naik dari harga peluncuran iPhone 17 Pro yang USD 1.099. Untuk iPhone 18 Pro Max, harga awalnya dipatok di USD 1.299 (sekitar Rp 20,8 juta).

Mengapa Harga Naik? Biaya Memori Melonjak 34%

Penyebab utama kenaikan ini bukanlah chipset A20 Pro atau sistem kamera baru. Laporan dari TrendForce menunjukkan biaya komponen memori (RAM dan penyimpanan) kini menyumbang sekitar 34% dari total biaya produksi (bill of materials) iPhone pada kuartal ketiga 2026. Angka ini naik drastis dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 10%.

Lonjakan ini dipicu kelangkaan pasokan memori global akibat tingginya permintaan dari pusat data AI. Alhasil, biaya produksi iPhone 18 Pro varian 256GB diperkirakan 38% lebih mahal dibandingkan iPhone 17 Pro pada periode yang sama tahun lalu. Memori kini menjadi komponen termahal, menggeser posisi aplikasi prosesor dan layar yang sebelumnya mendominasi.

Rincian Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max (Prediksi)

Berikut proyeksi harga jika kenaikan dibatasi USD 100, mengikuti pola harga penyimpanan yang sama seperti iPhone 17 Pro:

  • iPhone 18 Pro 256GB: USD 1.199 (sekitar Rp 19,2 juta)
  • iPhone 18 Pro 512GB: USD 1.399 (sekitar Rp 22,4 juta)
  • iPhone 18 Pro 1TB: USD 1.599 (sekitar Rp 25,6 juta)
  • iPhone 18 Pro Max 256GB: USD 1.299 (sekitar Rp 20,8 juta)
  • iPhone 18 Pro Max 512GB: USD 1.499 (sekitar Rp 24 juta)
  • iPhone 18 Pro Max 1TB: USD 1.699 (sekitar Rp 27,2 juta)
  • iPhone 18 Pro Max 2TB: USD 2.099 (sekitar Rp 33,6 juta)

Apple Menyerap Biaya demi Jaga Volume Penjualan

Gurman menulis bahwa Apple punya alasan untuk tidak menaikkan harga terlalu agresif. Kenaikan USD 100 akan menjaga harga iPhone tetap berada di kisaran harga kompetitor utamanya, Samsung, sekaligus menghindari efek "sticker shock" yang terlalu dalam bagi konsumen.

"Apple punya alasan untuk tidak bertindak terlalu jauh. Kenaikan USD 100 akan menjaga iPhone tetap berada di wilayah harga Samsung dan menghindari kejutan harga yang lebih curam seperti yang diterapkan pada beberapa Mac dan iPad," tulis Gurman dalam buletinnya.

Kompensasi untuk Harga Naik: Kamera Variable Aperture

Kenaikan harga memang sulit diterima, tetapi Apple menyiapkan peningkatan yang bisa membuat calon pembeli tetap rela membayar lebih. Bocoran menyebut iPhone 18 Pro akan hadir dengan sistem kamera variable aperture untuk pertama kalinya, memberikan kontrol lebih besar atas depth of field dan performa cahaya rendah. Performa juga akan ditingkatkan lewat chipset A20 Pro yang kabarnya lebih efisien.

Meski begitu, kabar ini belum final. Apple masih bisa mengubah strategi, termasuk kemungkinan menaikkan harga model lama untuk mengompensasi kerugian margin—sebuah strategi yang belum pernah terlihat sebelumnya. Yang jelas, bagi yang berencana upgrade, bersiap-siaplah merogoh kocek lebih dalam tahun ini.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top