Harga TBS Sawit Naik di Kalimantan Tengah, DPRD Dorong Stabilitas agar Petani Swadaya Ikut Rasakan Manfaatnya

Penulis: Joko Purnomo  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 12:27:31 WIB
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Tengah mengalami kenaikan sejak awal Juni 2026.

PALANGKA RAYA — Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Tengah sejak awal Juni 2026 disambut positif DPRD setempat. Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mendorong agar tren ini tidak hanya sesaat, tetapi stabil sehingga berdampak nyata pada kesejahteraan petani, terutama petani swadaya di lima kabupaten sentra produksi.

Stabilitas Harga Jadi Kunci Kepastian Pendapatan Petani

Hero menekankan bahwa fluktuasi harga TBS selama ini kerap mengganggu keberlangsungan usaha perkebunan sawit. Menurutnya, harga yang stabil akan memberikan kepastian pendapatan bagi petani, sehingga mereka bisa lebih fokus meningkatkan produktivitas kebun.

“Yang terpenting sekarang, harga ini harus tetap stabil,” ujarnya di Palangka Raya, Selasa (14/7/2026). “Kami ingin petani benar-benar merasakan manfaat dari kenaikan harga ini.”

Lima Kabupaten Sentra Sawit Jadi Prioritas Pengawasan

Hero berharap kenaikan harga TBS yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus berlanjut. Ia menyebut wilayah sentra sawit seperti Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara harus menjadi prioritas pengawasan.

“Manfaatnya harus merata, tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar sampai ke petani di lapangan,” tegasnya.

Implementasi di Tingkat Petani Swadaya Harus Dipastikan

Ia menambahkan, kenaikan harga di tingkat penetapan pemerintah harus diikuti implementasi di lapangan. Petani swadaya, yang kerap menjadi pihak paling rentan terhadap permainan harga tengkulak, harus menjadi sasaran utama pengawasan.

Sektor kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kalimantan Tengah. Karena itu, Hero mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga iklim usaha tetap kondusif.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: lenterakalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top