PALANGKA RAYA — DPRD Kota Palangka Raya mengubah pola pengawasan program pemerintah dari sekadar rapat komisi menjadi agenda rutin peninjauan lapangan. Ketua DPRD Subandi menyatakan, setiap komisi memiliki jadwal mingguan untuk memantau langsung mitra kerjanya.
"Setiap minggu masing-masing komisi dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan bersama mitra kerja untuk mengawasi pelayanan publik. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, perizinan maupun sektor lainnya," kata Subandi, Jumat.
Peninjauan tidak dilakukan serampangan. Subandi menjelaskan, fokus pengawasan menyasar empat sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga Palangka Raya. Pendidikan, kesehatan, perizinan, dan sektor pelayanan dasar lainnya menjadi prioritas.
Masing-masing komisi DPRD turun bersama OPD dan mitra kerja sesuai bidangnya. Langkah ini diambil untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai target dan aturan yang berlaku.
Dalam setiap peninjauan, dewan tidak hanya sekadar melihat. Subandi menegaskan, timnya menghimpun berbagai temuan konkret di lapangan. Mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kualitas pelayanan yang diterima masyarakat, hingga kendala teknis yang dihadapi perangkat daerah.
Data tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah daerah. "Pengawasan dilakukan untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik di setiap sektor," ucap politisi tersebut.
Subandi menilai pengawasan berkala ini juga menjadi alat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Palangka Raya. Dengan pengawasan langsung, berbagai kendala bisa segera diidentifikasi dan dicarikan solusi tanpa menunggu laporan formal.
Hasil pengawasan akan menjadi dasar bagi DPRD untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah. Tujuannya, agar pelaksanaan program ke depannya bisa lebih efektif dan tepat sasaran.
"Melalui pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta kualitas pelayanan publik terus meningkat," demikian Subandi.