MUARA TEWEH — Tema peringatan tahun ini, "Mewujudkan Masyarakat Barito Utara Maju, Sejahtera dan Berkeadilan", menjadi komitmen bersama agar seluruh program pembangunan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. Hal itu disampaikan Bupati Shalahuddin saat memberikan sambutan pada acara ramah tamah yang dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.
"Barito Utara merupakan kabupaten tertua di wilayah Daerah Aliran Sungai Barito dan menjadi daerah induk sebelum lahirnya kabupaten-kabupaten lain, seperti Murung Raya dan Barito Timur," kata Shalahuddin.
Meski telah mencatat berbagai kemajuan di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, transportasi, ekonomi, hingga pelestarian budaya, Bupati mengakui masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Akses jalan penghubung menuju Palangka Raya, misalnya, masih memerlukan perhatian serius agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang semakin lancar.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara saat ini terus menggencarkan pembangunan di seluruh sembilan kecamatan. Namun, Bupati berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya dalam peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi.
"Meski demikian, kami mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait yang telah mulai melakukan perbaikan pada sejumlah ruas jalan," ujarnya.
Sejak terbentuk pada 22 Mei 1950, Kabupaten Barito Utara kini memasuki usia ke-76 tahun. Kabupaten ini menjadi daerah induk sebelum lahirnya kabupaten-kabupaten lain, seperti Murung Raya dan Barito Timur.
Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta seluruh tamu undangan yang telah hadir memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Barito Utara.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memanjatkan doa agar Kabupaten Barito Utara senantiasa diberikan kemajuan, keberkahan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.