Ferrari Luce EV Jadi Supercar Termahal yang Pernah Diuji Tabrak Euro NCAP, Satu Unit Rp 10 Miliar

Penulis: Hendra Wijaya  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 02:36:01 WIB
Ferrari Luce, supercar listrik pertama Ferrari, siap diuji tabrak Euro NCAP dengan biaya mencapai Rp 40 miliar.

KALIMANTAN TENGAH — Ferrari dikabarkan tengah mempersiapkan Luce, mobil listrik (EV) pertamanya, untuk menjalani serangkaian uji tabrak yang belum pernah dilakukan pabrikan supercar sebelumnya. Mengutip laporan dari Thedrive.co.au, seorang juru bicara Ferrari dalam briefing teknis di Roma menyebut Euro NCAP menjadi target kinerja utama bagi EV anyar ini. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Ferrari soal rencana uji tabrak tersebut.

Biaya Uji Tabrak: Rp 40 Miliar untuk Empat Mobil Hancur

Proses uji tabrak Euro NCAP bukan perkara murah. Standar prosedur mengharuskan setidaknya empat unit mobil dikorbankan dalam berbagai skenario benturan. Dengan harga Ferrari Luce yang dibanderol mulai 650 ribu dolar AS (sekitar Rp 10 miliar per unit), total biaya yang harus disiapkan untuk unit uji saja mencapai Rp 40 miliar.

Angka tersebut akan mencetak rekor baru: Ferrari Luce berpotensi menjadi mobil termahal yang pernah diuji tabrak oleh Euro NCAP, bahkan mungkin di dunia. Nilai ini jauh melampaui biaya uji tabrak mobil produksi massal pada umumnya.

Mengapa Supercar Jarang Diuji Tabrak?

Ferrari dan pabrikan supercar lain seperti Lamborghini selama ini tidak pernah melewati program uji tabrak lembaga seperti Euro NCAP atau ANCAP. Alasannya klasik: volume penjualan rendah, harga jual sangat tinggi, dan target pasar yang eksklusif. Sebagai gantinya, pabrikan supercar biasanya hanya mengandalkan simulasi komputer internal untuk menguji ketahanan struktur bodi.

Keputusan Ferrari untuk membawa Luce ke wahana uji tabrak kemungkinan besar didorong oleh perubahan karakter mobil ini. Berbeda dengan supercar tradisional yang hanya punya dua kursi, Ferrari Luce adalah mobil empat pintu dengan kapasitas lima penumpang. Bahkan, jok baris kedua dilengkapi dengan fitur ISOFIX untuk kursi anak.

Pelajaran dari Lamborghini Urus

Fenomena serupa sebenarnya pernah terjadi di kubu Lamborghini saat meluncurkan SUV Urus. Mobil tersebut juga punya empat pintu, lima kursi, dan dua ISOFIX di bangku belakang. Namun, Lamborghini tidak pernah mengirim Urus ke Euro NCAP. Menurut laporan Spinny.com, alasan Lamborghini adalah karena Urus berbagi platform dengan Audi Q8 yang sudah meraih peringkat bintang lima. Struktur bodi dan sistem keselamatannya dianggap setara dengan standar Eropa.

Ferrari Luce, sebagai model yang dibangun di atas platform khusus EV pertama Ferrari, tidak memiliki "saudara" yang sudah teruji seperti kasus Urus. Hal ini membuat uji tabrak fisik menjadi langkah yang lebih krusial untuk membuktikan klaim keselamatannya ke publik global.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: otodriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top