PALANGKA RAYA — Festival yang digelar di Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut Kilometer 5 itu dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar pameran dan perlombaan, melainkan momentum memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah.
Rangkaian acara mencakup peragaan busana (fashion show) yang menampilkan wastra khas Kalteng, serta talk show dengan menghadirkan narasumber nasional. Para peserta lomba fashion show dari kabupaten dan kota se-Kalteng menampilkan kreativitas terbaik dalam mengangkat keindahan kain tradisional melalui karya dan penampilan.
“Semangat dan kreativitas yang ditampilkan hari ini menjadi bukti bahwa wastra Kalteng memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas,” ujar Aisyah dalam sambutannya.
Dekranasda Kalteng menempatkan pembinaan terhadap pengrajin lokal dan pelaku UMKM sebagai prioritas. Festival ini merupakan bagian dari komitmen untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan produk kerajinan berbasis warisan budaya lokal.
Aisyah berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengrajin, desainer, dan pelaku UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan peluang pasar yang semakin terbuka, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Saya berterima kasih kepada para narasumber nasional yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi,” tambahnya.
Ke depan, Dekranasda Kalteng akan terus mendukung pengembangan wastra dan industri kreatif daerah melalui program pembinaan, promosi, pelatihan, dan pemberdayaan lainnya. Festival ini juga menjadi ajang kolaborasi antar pelaku industri kreatif di Kalimantan Tengah.