Pencarian

Alfamart Edukasi Gizi 50 Anak dan Orang Tua di Palangka Raya untuk Percepat Penurunan Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 • 15:07:37 WIB
Alfamart Edukasi Gizi 50 Anak dan Orang Tua di Palangka Raya untuk Percepat Penurunan Stunting
Alfamart menghadirkan nutrisionis dari Puskesmas Bukit Hindu untuk memberikan edukasi gizi kepada 50 anak dan orang tua di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA — Angka stunting di Kalimantan Tengah masih menjadi perhatian serius, dan Alfamart memanfaatkan momen peringatan Hari Anak Nasional 2026 untuk memperkuat edukasi gizi di tingkat keluarga. Tidak sekadar memberi bantuan, perusahaan ritel itu menghadirkan nutrisionis dari Puskesmas Bukit Hindu untuk menjelaskan pentingnya pangan lokal dan pola makan seimbang.

Pangan Lokal Jadi Andalan Cegah Stunting

Nutrisionis Puskesmas Bukit Hindu, Yuniar Indah Lestari, menekankan bahwa sumber gizi terbaik sering kali sudah tersedia di sekitar rumah. “Pangan lokal memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari penerapan pola makan bergizi seimbang sesuai pedoman ‘Isi Piringku’,” katanya.

Edukasi ini menjadi pelengkap program Satu Telur Sehari yang sudah berjalan sejak 2022. Selama enam bulan terakhir—sejak Mei 2026—Alfamart telah menyalurkan lebih dari 510 ribu butir telur ke 2.700 anak usia satu hingga tiga tahun yang terindikasi stunting di 39 kabupaten dan kota di Indonesia.

Bantuan Pangan Harus Dibarengi Perubahan Perilaku

General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan bahwa pemberian bantuan pangan saja tidak cukup. “Intervensi gizi akan lebih optimal ketika dibarengi dengan peningkatan pengetahuan orang tua. Karena itu, kami menghadirkan edukasi langsung agar keluarga memahami pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Program ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan kader Posyandu. Targetnya bukan hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan keluarga.

72 Persen Anak Penerima Manfaat Alami Kenaikan Berat Badan

Hasil pemantauan internal Alfamart pada 2025 menunjukkan hasil positif. Sekitar 72 persen anak penerima manfaat program Satu Telur Sehari mengalami peningkatan berat badan—salah satu indikator perbaikan status gizi. Angka ini menjadi modal untuk terus memperluas jangkauan program yang memasuki tahun keempat pada 2026.

Di Palangka Raya, edukasi gizi kali ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain. Dengan melibatkan tenaga kesehatan dan kader Posyandu, Alfamart ingin memastikan setiap butir telur yang diberikan benar-benar berdampak pada tumbuh kembang anak.

Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks