PALANGKA RAYA — Persoalan drainase di permukiman warga kembali mencuat dalam agenda reses anggota DPRD Kota Palangka Raya. Bennie Brian Tonni Embang, legislator dari Dapil II yang juga duduk di Komisi I, menerima langsung keluhan warga Kelurahan Menteng soal infrastruktur saluran air yang dinilai belum memadai dan membutuhkan penanganan segera.
"Warga menyampaikan aspirasi agar drainase di Kelurahan Menteng mendapat perhatian dan segera diperbaiki karena kondisi infrastrukturnya masih menjadi kebutuhan masyarakat," ujarnya, Kamis.
Bennie menjelaskan, kegiatan reses merupakan momentum bagi dirinya untuk berdialog langsung dengan konstituen. Masukan soal drainase ini menjadi catatan penting untuk melihat kebutuhan pembangunan yang belum tertangani di lingkungan masyarakat.
Menurut dia, persoalan drainase merupakan salah satu kebutuhan infrastruktur dasar yang berkaitan erat dengan kenyamanan dan kebersihan lingkungan permukiman. Kondisi saluran air yang buruk berpotensi memicu genangan saat hujan turun.
Bennie mengungkapkan, aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya berupa usulan baru. Sebagian kebutuhan perbaikan drainase di wilayah tersebut sebelumnya telah diusulkan melalui berbagai forum perencanaan pembangunan, seperti musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).
"Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, termasuk usulan perbaikan drainase yang disampaikan masyarakat," kata Bennie.
Legislator tersebut menegaskan, DPRD memiliki kewajiban untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang masuk. Usulan perbaikan drainase ini akan dicatat dan dibawa dalam pembahasan pembangunan bersama pemerintah daerah.
Ia berharap usulan warga tidak berhenti pada penyampaian aspirasi saja, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan sesuai kemampuan dan skala prioritas Pemkot Palangka Raya.
"Aspirasi masyarakat akan kami usulkan ke Pemerintah Kota Palangka Raya. Kami harap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat segera merealisasi usulan dari masyarakat," demikian Bennie.