Pemprov Kalteng Gandeng Universitas Antakusuma Optimalkan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan

Penulis: Joko Purnomo  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 19:13:31 WIB
Dislutkan Kalteng dan Universitas Antakusuma menandatangani nota kesepahaman untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan.

PALANGKA RAYA — Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menegaskan bahwa potensi sumber daya kelautan dan perikanan di provinsi ini sangat besar. Karena itu, kata dia, diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk mengelolanya secara optimal.

“Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar, sehingga memerlukan kolaborasi berbagai pihak termasuk salah satunya perguruan tinggi,” ujar Sri di Palangka Raya, Rabu.

Inovasi dan Kajian Ilmiah untuk Nelayan

Melalui kemitraan ini, Dislutkan Kalteng berharap lahir inovasi dan kajian ilmiah yang mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi target utama dari kerja sama tersebut.

Sri menambahkan, ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya terpusat di satu wilayah. Pihaknya ingin jangkauannya meluas hingga ke kabupaten pesisir lainnya di Kalteng.

Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di sisi lain, kerja sama ini juga mendukung program prioritas pemerintah, yakni Kampung Nelayan Merah Putih.

“Salah satu program prioritas pemerintah, yaitu Program Kampung Nelayan Merah Putih, saat ini telah berjalan di Kabupaten Kotawaringin Barat dan diharap dapat mendukung Asta Cita Presiden serta visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah,” tutur Sri.

Mahasiswa Magang di BLUD UPT PBAPL Kumai

Rektor Universitas Antakusuma Fatchurahman mengatakan, pihaknya berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sektor kelautan dan perikanan menjadi fokus utama dari kontribusi tersebut.

Implementasi kerja sama sudah mulai berjalan. Fatchurahman menyebut, mahasiswa diterjunkan untuk magang di BLUD UPT Pengembangan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL) Kumai.

“Kami juga mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di BLUD UPT PBAPL Kumai sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan,” ucapnya.

Kerja sama ini diproyeksikan menghasilkan solusi nyata bagi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan. Pada akhirnya, kata Sri, hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kalimantan Tengah.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top