Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Anak Nasional 2026, Serukan Perlindungan Anak Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Penulis: Joko Purnomo  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 16:45:01 WIB
Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Palangka Raya, Senin (23/7).

PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 di Kalimantan Tengah tahun ini tidak hanya sekadar seremoni. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, secara tegas menyampaikan pesan bahwa urusan perlindungan anak harus menjadi gerakan kolektif, bukan sekadar program pemerintah.

“Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat harus memastikan setiap anak tumbuh di lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi,” ujar Linae saat membacakan amanat Menteri PPPA di hadapan para ASN dan staf ahli gubernur.

Anak Sebagai Subjek Pembangunan, Bukan Objek

Dalam amanat yang dibacakannya, Linae mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline “Sayang Anak, Sayang Indonesia”. Ia menekankan bahwa anak harus diposisikan sebagai subjek pembangunan yang haknya dijamin.

“Anak bukan sekadar objek, tetapi subjek pembangunan yang berhak didengar, dihargai pendapatnya, dan dipenuhi hak-haknya sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Dua Gerakan Nasional untuk Ruang Aman Anak

Linae mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi melalui dua program andalan Kementerian PPPA, yakni Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) dan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Kedua gerakan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak di tingkat komunitas.

Upacara peringatan HAN ke-42 ini diikuti oleh para asisten, staf ahli gubernur, kepala biro, serta aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

Di Tengah Peringatan, Imbauan Karhutla Disampaikan

Di luar agenda perlindungan anak, Sekda Kalteng juga menyisipkan imbauan penting terkait musim kemarau yang mulai melanda wilayah setempat. Linae meminta masyarakat tidak membuka lahan atau membakar sampah di lingkungan sekitar.

“Memasuki musim kemarau, saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan maupun membakar sampah di lingkungan sekitar sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan. Mari bersama menjaga Kalimantan Tengah tetap aman dan lestari,” pungkasnya.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: kaltengonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top