PANGKALAN BUN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, Muhammad Alamsyah, mengumumkan langsung capaian ini pada Senin. Ia menyebut prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa minat generasi muda di wilayahnya terhadap olahraga masih sangat tinggi.
Para atlet yang terpilih merupakan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Mereka berhasil lolos setelah bersaing dengan atlet pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Alamsyah merinci, atlet tingkat SD yang lolos terdiri dari empat orang. Mereka akan mewakili cabang olahraga Bulutangkis Putri, Pencak Silat Putra, serta Senam Putra dan Putri.
Untuk jenjang SMP, tujuh atlet terpilih pada cabang renang putra dan putri, atletik putri, pencak silat putri, serta panjat tebing putra dan putri. Satu atlet lainnya akan turun di cabang bulutangkis putra.
Sementara itu, empat atlet dari tingkat SMA/SMK akan berlaga di cabang panjat tebing putra, pencak silat putra, serta renang putra dan putri.
Alamsyah menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar secara berkelanjutan. "Tentunya, ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan untuk Kabupaten Kobar," ujarnya.
Ia menambahkan, capaian ini menjadi wujud nyata dari dukungan Pemkab Kobar terhadap pengembangan bakat siswa di bidang olahraga. "Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi dan acuan semangat bagi generasi muda lainnya di Kobar untuk mencapai prestasi," kata Alamsyah.
Dengan lolosnya 15 atlet ini, Kotawaringin Barat tidak hanya mempertahankan gelar juara umum di tingkat provinsi. Mereka juga membawa harapan besar untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah pada O2SN nasional yang akan digelar mendatang.
Para atlet akan menjalani persiapan lanjutan sebelum bertolak ke tingkat nasional. Dinas Pendidikan setempat belum merinci jadwal keberangkatan dan lokasi pelaksanaan O2SN nasional tahun ini.