PALANGKA RAYA — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Bapenda terus mendekatkan layanan pembayaran PBB-P2 kepada masyarakat. Program Ngaliling Lewu atau keliling kampung menjadi ujung tombak strategi ini.
Kepala Bapenda Kota Palangka Raya Emi Abriyani menjelaskan, inovasi ini merupakan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kepatuhan warga membayar pajak tepat waktu. “Program ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme wajib pajak yang memanfaatkan layanan pembayaran selama kegiatan berlangsung,” ujarnya, Senin.
Selain menjangkau lima kelurahan, petugas Bapenda juga membuka stan pembayaran di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Langkah ini untuk memudahkan aparatur sipil negara dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkantoran tersebut.
Dari titik layanan di Kantor Gubernur, Bapenda membukukan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp 9,052 juta melalui 50 transaksi pembayaran. Angka ini menunjukkan bahwa akses yang mudah menjadi faktor krusial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
Emi menekankan bahwa kemudahan akses pembayaran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat membayar pajak tepat waktu. Oleh karena itu, Bapenda terus menghadirkan layanan yang mudah dijangkau dan lebih dekat dengan aktivitas warga.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan jemput bola ini sehingga kepatuhan wajib pajak terus meningkat. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Palangka Raya,” kata Emi.
Optimalisasi penerimaan PBB-P2 memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana yang terkumpul selanjutnya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kota Palangka Raya.
Emi berharap Program Ngaliling Lewu dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu inovasi pelayanan publik. Dengan konsep jemput bola, pemerintah optimistis kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah akan terus meningkat dari waktu ke waktu.