SAMPIT — Sebanyak 43 titik di seluruh Indonesia menggelar panen raya secara serempak. Kotim menjadi salah satu daerah yang ikut serta dalam program strategis nasional ini, menandai komitmen daerah dalam mendukung swasembada pangan.
Lokasi di Desa Lampuyang dipilih sebagai pusat kegiatan untuk Provinsi Kalimantan Tengah. Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng, serta unsur Forkopimda setempat.
Pemerintah Kabupaten Kotim diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Umar Kaderi yang didampingi Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan.
Dalam sambutannya, Umar Kaderi menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar seremoni keberhasilan musim tanam. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas.
"Kita berharap agar hasil panen bisa meningkat dan Kotim bisa terus swasembada pangan," kata Umar dalam keterangannya, Jumat.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyebut panen raya ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan Asta Cita Presiden, khususnya di sektor ketahanan pangan. Ia mengapresiasi dukungan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang mendorong peningkatan produksi pertanian di Bumi Tambun Bungai.
Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung jalannya panen raya dari Jawa Timur. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.