Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Raih Gelar Doktor di Universitas Brawijaya, Disertasi soal Cangkang Sawit untuk Energi Nasional

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:49:31 WIB
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra meraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya setelah mempertahankan disertasi tentang optimalisasi cangkang sawit sebagai sumber energi terbarukan.

NANGA BULIK — Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka Program Studi S3 Ilmu Ketahanan Nasional Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Selasa. Pencapaian akademik ini tidak hanya menambah deretan pemimpin daerah bergelar doktor, tetapi juga menghadirkan riset terapan yang relevan dengan potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah.

Mengapa Cangkang Sawit Jadi Sorotan?

Disertasi Rizky berfokus pada integrasi Green Supply Chain Management (GSCM) berbasis ekonomi sirkular. Ia meneliti bagaimana cangkang kelapa sawit, yang selama ini kerap menjadi limbah, dapat dioptimalkan menjadi sumber energi terbarukan yang rendah emisi. Riset ini berangkat dari kenyataan bahwa potensi biomassa cangkang sawit di Indonesia masih belum termanfaatkan secara maksimal.

Hasil Riset: Tiga Dampak Signifikan

Penelitian tersebut menghasilkan temuan bahwa penerapan manajemen rantai pasok hijau memberikan pengaruh nyata terhadap tiga aspek utama. Pertama, peningkatan inovasi ramah lingkungan (green innovation) di kalangan pelaku industri. Kedua, perbaikan kinerja lingkungan secara keseluruhan. Ketiga, penguatan keunggulan kompetitif bagi industri yang mengadopsi sistem ini.

Kolaborasi Tiga Pilar Jadi Kunci

Dalam disertasinya, Rizky menekankan bahwa keberhasilan model ini tidak bisa berjalan sendiri. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Dukungan regulasi yang jelas serta pemberian insentif dinilai menjadi fondasi utama untuk membangun ekosistem industri yang berkelanjutan.

Ujian terbuka yang digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya itu dihadiri oleh keluarga dan sejumlah undangan. Rizky menilai penguatan tata kelola rantai pasok hijau adalah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan limbah biomassa, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi hijau di daerah.

Dari Akademik ke Kebijakan Daerah

Pencapaian ini diharapkan tidak berhenti sebagai gelar akademik semata. Rizky menyebut risetnya bisa menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pembangunan berkelanjutan di Lamandau, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya, pengembangan energi terbarukan, dan penguatan ekonomi hijau. Hal ini sejalan dengan agenda nasional untuk mencapai ketahanan energi yang lebih mandiri dan ramah lingkungan.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top