KUALA PEMBUANG — Langkah preventif itu dipimpin oleh Aiptu Andi Sugiyanto bersama personel Pamapta III, piket Sat Lantas, dan piket Sat Sabhara. Mereka menyambangi langsung titik-titik yang dianggap rawan tindak kejahatan.
Dalam patroli tersebut, petugas berdialog dengan sejumlah pedagang yang masih berjualan serta petugas keamanan setempat. Pesan kamtibmas disampaikan secara langsung agar masyarakat lebih waspada, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari.
"Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan," ujar Aiptu Andi Sugiyanto di sela kegiatan.
Pemilihan waktu pada pukul 02.00 WIB bukan tanpa alasan. Jam tersebut dinilai rawan terjadi aksi kriminalitas, seperti pencurian di kios-kios yang sepi pembeli. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan bisa menekan niat pelaku kejahatan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan ketertiban masyarakat (bintibmas). Polres Seruyan ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya saat ada laporan, tetapi juga sebagai upaya preventif yang rutin.
Polres Seruyan berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli, khususnya di kawasan pertokoan dan pusat keramaian. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Patroli presisi dialogis ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa aparat tidak hanya bertindak represif, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan warga. Dengan begitu, rasa aman dan nyaman di lingkungan pertokoan bisa tercipta secara berkelanjutan.