Pulau Kalimantan memang identik dengan hutan hujan tropis dan sungai besar. Tapi di Kalimantan Tengah, garis pantai selatan yang membentang di sepanjang Laut Jawa menyimpan beberapa pantai yang ramah untuk keluarga. Bukan pantai pasir putih eksotis seperti di Raja Ampat, melainkan pantai berlumpur khas delta sungai yang justru menyajikan pengalaman berbeda: menangkap kepiting bakau, melihat monyet ekor panjang di tepi hutan mangrove, atau sekadar duduk di warung panggung sambil menikmati angin laut.
Dari pengalaman beberapa kali perjalanan ke pesisir Kotawaringin Barat dan Seruyan, saya mencatat beberapa lokasi yang paling sering direkomendasikan warga lokal untuk piknik keluarga. Tidak semua pantai punya fasilitas lengkap, jadi penting tahu mana yang cocok untuk anak-anak dan mana yang lebih cocok untuk remaja petualang. Berikut tujuh di antaranya.
Pantai ini berada di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dari pusat Kota Sampit, jaraknya sekitar 30 kilometer ke arah selatan. Yang membuat pantai ini populer adalah akses jalannya yang sudah beraspal mulus, bisa ditempuh dengan mobil pribadi dalam waktu sekitar 40 menit.
Di sini, Anda akan menemukan deretan warung makan yang menjual ikan bakar dan cumi goreng tepung. Anak-anak biasanya suka bermain di area pasir yang relatif bersih, meski perlu waspada dengan akar pohon bakau yang mencuat di beberapa titik. Ombak di Ujung Pandaran cenderung tenang, cocok untuk bermain air di tepian.
Lokasinya masih di Kotawaringin Timur, tepatnya di Desa Tanjung Penghisap, Kecamatan Mentaya Seberang. Pantai ini dikenal dengan dermaga kayu panjang yang menjorok ke laut, tempat favorit warga untuk memancing saat sore hari. Dari Sampit, perjalanan memakan waktu sekitar satu jam menggunakan kendaraan roda dua atau empat.
Keunikan pantai ini adalah hutan mangrove yang masih lebat di sekitarnya. Anda bisa menyewa perahu nelayan untuk menyusuri sungai kecil di antara akar-akar bakau. Saran saya, datanglah saat air laut mulai surut agar bisa melihat kepiting dan ikan kecil yang terjebak di genangan air di sela-sela akar mangrove.
Berada di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kotawaringin Barat, pantai ini berjarak sekitar 60 kilometer dari Pangkalan Bun. Aksesnya cukup baik, melewati perkebunan kelapa sawit dan sawah warga. Pantai Kubu punya hamparan pasir yang lebih luas dibanding pantai-pantai lain di sekitarnya, sehingga cocok untuk bermain bola voli atau sekadar berlarian bersama anak.
Fasilitas di sini masih sederhana: beberapa warung makan dan kamar mandi umum. Tidak ada penginapan mewah, tapi ada beberapa homestay milik warga yang bisa disewa jika ingin menginap. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari sebelum pukul sepuluh, karena suhu masih sejuk dan angin belum terlalu kencang.
Jangan bayangkan pantai pasir putih seperti di Selatan Jawa. Pantai Pasir Panjang di Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, punya pasir kecokelatan yang bercampur lumpur. Tapi justru di sinilah letak kelebihannya: Anda bisa berjalan kaki cukup jauh ke tengah laut saat air surut, mencari kerang dan siput laut.
Pantai ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Tanjung Puting, jadi kadang-kadang terlihat monyet ekor panjang atau bekantan di pohon-pohon di tepi pantai. Anak-anak perlu diawasi ketat karena ada beberapa lubang bekas galian kepiting yang bisa membuat tersandung. Bawalah alas duduk sendiri karena pasirnya cenderung lembap.
Pantai Tabulan berada di Desa Tabulan, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan. Lokasinya cukup terpencil, sekitar 2 jam perjalanan dari Kuala Pembuang menggunakan motor. Jalan yang dilalui sebagian besar adalah jalan tanah berbatu, jadi kendaraan roda dua lebih disarankan.
Yang membuat pantai ini spesial adalah ketenangannya. Hampir tidak ada wisatawan lain saat weekdays. Anda bisa mendirikan tenda kecil di bawah pohon kelapa dan menghabiskan waktu seharian penuh. Tidak ada warung di sini, jadi siapkan bekal makanan dan minuman sendiri dari kota. Jangan lupa bawa kantong sampah untuk membawa pulang semua sampah plastik.
Pantai ini terletak di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, tepat di muara Sungai Seruyan. Dari Kuala Pembuang, perjalanan hanya sekitar 15 menit dengan perahu motor. Alternatif darat juga ada, tapi jalannya belum diaspal semua dan cukup berlubang.
Di Pantai Sungai Bakau, Anda bisa melihat aktivitas nelayan tradisional yang menjaring ikan di pagi hari. Anak-anak biasanya senang melihat perahu-perahu kayu yang berwarna-warni berlabuh di dermaga kecil. Ombak di sini sangat tenang karena terlindung oleh daratan di sekitarnya, jadi aman untuk anak-anak yang baru belajar berenang.
Pantai Teluk Bogam di Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, sebenarnya lebih dikenal sebagai tempat pelelangan ikan. Tapi di sisi timurnya, ada hamparan pantai yang cukup bersih dan sepi. Dari Pangkalan Bun, perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit menggunakan mobil.
Keunikan Teluk Bogam adalah Anda bisa membeli ikan segar langsung dari nelayan yang baru pulang melaut. Ikan kakap merah dan udang windu adalah tangkapan paling umum. Beberapa warung di sekitar pantai menyediakan jasa memasak ikan hasil tangkapan Anda dengan biaya murah. Cocok untuk mengakhiri liburan keluarga dengan makan siang seafood segar.
Apakah semua pantai di Kalimantan Tengah aman untuk anak-anak?
Tidak semua. Pantai-pantai di pesisir selatan umumnya punya ombak yang tenang, tapi beberapa titik memiliki arus bawah yang cukup kuat saat air laut mulai pasang. Awasi anak-anak setiap saat, terutama di pantai yang tidak memiliki penjaga pantai resmi.
Kapan waktu terbaik berkunjung ke pantai-pantai ini?
Musim kemarau antara Mei hingga September adalah waktu paling ideal. Pada bulan-bulan ini, curah hujan rendah dan angin laut tidak terlalu kencang. Hindari datang pada Desember-Februari karena gelombang laut bisa tinggi dan akses jalan menuju beberapa pantai menjadi licin.
Apa yang harus dibawa saat liburan ke pantai di Kalimantan Tengah?
Bawalah alas duduk, air minum yang cukup, makanan ringan, obat nyamuk, dan topi. Beberapa pantai tidak memiliki warung yang buka setiap hari. Jangan lupa bawa kantong sampah untuk menjaga kebersihan pantai.
Apakah ada penginapan di dekat pantai-pantai tersebut?
Sebagian besar pantai hanya memiliki homestay milik warga atau losmen sederhana. Untuk kenyamanan lebih, Anda bisa menginap di kota terdekat seperti Sampit, Pangkalan Bun, atau Kuala Pembuang, lalu pergi ke pantai sebagai perjalanan harian.
Bagaimana akses transportasi menuju pantai-pantai ini?
Akses utama menggunakan kendaraan pribadi. Tidak ada angkutan umum yang rutin menuju pantai-pantai tersebut. Jika tidak membawa kendaraan sendiri, Anda bisa menyewa mobil atau motor di kota terdekat dengan harga bervariasi tergantung durasi.
Pantai-pantai di Kalimantan Tengah mungkin tidak sepopuler destinasi wisata bahari di Indonesia timur. Tapi bagi keluarga yang mencari ketenangan, pemandangan alam asli, dan interaksi langsung dengan kehidupan pesisir, pantai-pantai ini menawarkan pengalaman yang tidak kalah berkesan. Kuncinya adalah persiapan yang matang: cek kondisi cuaca, pastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan bawa semua kebutuhan sendiri karena fasilitas di lokasi masih terbatas. Selamat menjelajah pesisir Kalimantan Tengah.