iPhone 17 Pro Max Dikubur dalam Kapsul Waktu 250 Tahun AS, Baru Dibuka Tahun 2276

Penulis: Gunawan Susilo  •  Senin, 06 Juli 2026 | 13:56:31 WIB
iPhone 17 Pro Max varian Cosmic Orange dikubur dalam kapsul waktu 250 tahun di Amerika Serikat.

KALIMANTAN TENGAH — Sebuah iPhone 17 Pro Max varian Cosmic Orange kini terbaring di bawah tanah Amerika Serikat. Perangkat yang baru berusia sekitar 20 tahun itu menjadi salah satu dari ribuan artefak yang dikubur dalam kapsul waktu raksasa untuk memperingati hari jadi ke-250 negeri Paman Sam. Kapsul tersebut rencananya akan digali dan dibuka kembali pada tahun 2276, saat AS memasuki usia 500 tahun.

Isi Kapsul: Dari Barang Sehari-hari ke "Digital Artifact"

Kapsul waktu ini tidak hanya berisi iPhone. Setiap negara bagian di AS menyumbangkan benda-benda yang mewakili era saat ini. Namun, kehadiran iPhone 17 Pro Max menjadi sorotan karena statusnya sebagai perangkat elektronik konsumen yang sangat bergantung pada daya tahan baterai dan dukungan perangkat lunak.

Pihak penyelenggara menyertakan sejumlah "digital artifact" di dalam memori ponsel. Artefak digital ini berupa catatan di aplikasi Notes yang bisa diakses oleh siapa pun yang nantinya membuka ponsel tersebut. Bentuk kontennya belum dirinci lebih lanjut.

Baterai Jadi Masalah Terbesar, Bisa Hidup 250 Tahun?

Pertanyaan paling kritis dari proyek ini adalah: mampukah iPhone tersebut menyala setelah 250 tahun? Banyak pihak meragukannya. Baterai lithium-ion, yang menjadi standar semua ponsel pintar modern, memiliki usia pakai terbatas. Dalam kondisi tersegel tanpa perawatan selama berabad-abad, baterai dipastikan akan rusak total jauh sebelum tahun 2276 tiba.

Meski begitu, jika secara ajaib ponsel masih berfungsi, para arkeolog masa depan bisa langsung mengakses isi Notes app yang disimpan di dalamnya. Skenario ini tentu sangat berat untuk dibayangkan, mengingat teknologi saat ini saja sudah melesat jauh dari iPhone generasi pertama yang dirilis pada 2007.

Teknologi 2276: Mungkin Tak Lagi Kenal "HP"

Proyek ini sekaligus memicu spekulasi tentang wajah teknologi 250 tahun mendatang. Jika dalam 20 tahun saja kita beralih dari ponsel tombol ke perangkat lipat dan AI generatif, mustahil membayangkan inovasi di tahun 2276. Beberapa kalangan memperkirakan manusia saat itu sudah tidak lagi menggunakan perangkat fisik. Semua interaksi digital mungkin dilakukan melalui implan saraf atau antarmuka otak-komputer yang bahkan belum terbayangkan saat ini.

iPhone 17 Pro Max yang dikubur hari ini mungkin akan tampak seperti fosil teknologi—sebuah benda antik yang memperlihatkan bagaimana manusia di awal abad ke-21 berkomunikasi dengan alat berbentuk batu bata tipis.

Posisi iPhone 17 Pro Max di Pasar Saat Ini

Perlu dicatat, iPhone 17 Pro Max adalah produk yang masih tergolong baru di jajaran flagship Apple. Ponsel ini mengusung chipset terbaru, sistem kamera pro-level, dan desain khas seri Pro. Dengan harga jual yang menyentuh angka puluhan juta rupiah di Indonesia, perangkat ini ditargetkan untuk pengguna yang menginginkan performa maksimal dan ekosistem Apple yang ketat.

Namun, dalam konteks kapsul waktu ini, fungsi iPhone sebagai alat komunikasi sehari-hari menjadi tidak relevan. Perangkat itu kini berubah peran: dari gadget konsumen menjadi kapsul data sejarah yang baru akan diakses oleh manusia beberapa generasi lagi.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top