HNR Cup 2 Berakhir, Panitia Targetkan Stadion 29 Nopember Lebih Layak pada Edisi Tahun Depan

Penulis: Gunawan Susilo  •  Senin, 06 Juli 2026 | 12:37:31 WIB
Panitia HNR Cup 2 resmi menutup turnamen sepak bola di Stadion 29 Nopember, Minggu (5/7/2026).

SAMPIT — Panitia HNR Cup 2 resmi menutup turnamen sepak bola yang berlangsung selama satu bulan lima hari di Stadion 29 Nopember. Ketua Panitia Ahmad Bashudin menyatakan rasa syukur atas kelancaran kompetisi, dari laga perdana hingga partai final pada Minggu (5/7/2026) lalu.

“Alhamdulillah, mulai pertandingan pertama sampai final hari ini semuanya berjalan aman dan terkendali,” ujar Bashudin.

Total Hadiah Naik Jadi Rp75 Juta

Peningkatan signifikan terjadi pada nominal hadiah. Tahun ini panitia mengucurkan total Rp75 juta, naik Rp25 juta dari edisi sebelumnya yang hanya Rp50 juta.

Juara pertama membawa pulang Rp35 juta, juara kedua Rp15 juta, dan dua juara ketiga masing-masing mendapat Rp7,5 juta. “Alhamdulillah ada peningkatan dibanding tahun lalu,” ungkapnya.

Evaluasi Suporter dan Lapangan Stadion

Meski berjalan aman, panitia mencatat sejumlah evaluasi. Salah satunya terkait insiden suporter akibat kesalahpahaman yang sempat terjadi. “Alhamdulillah bisa kami atasi sehingga seluruh rangkaian pertandingan tetap berjalan aman,” kata Bashudin.

Persoalan paling krusial adalah kondisi lapangan Stadion 29 Nopember. Bashudin menilai rumput banyak yang mati dan permukaan tidak rata. Padahal, panitia telah bekerja sekitar satu bulan sebelum turnamen untuk merawat lapangan.

Harapan pada Pengelolaan Pihak Ketiga

Panitia mendukung rencana Bupati Kotawaringin Timur yang akan menyerahkan pengelolaan stadion ke pihak ketiga. Menurut Bashudin, langkah itu akan berdampak positif pada kualitas lapangan.

“Sangat bagus apabila dikelola pihak ketiga. Kita lihat sendiri kondisi lapangan sekarang kurang terawat, jadi akan lebih baik jika dikelola oleh pihak yang memang memahami pengelolaan stadion,” ujarnya.

Saat ini, kondisi stadion dinilai baru mencapai 50 hingga 60 persen dari standar ideal. “Masih ada sekitar 40 persen yang harus ditingkatkan agar lapangan benar-benar layak untuk pertandingan berkualitas,” imbuh Bashudin.

Pihak Ketiga Harus Paham Sepak Bola

Ia berharap pengelola baru nantinya benar-benar memiliki kompetensi di bidang perawatan fasilitas olahraga. “Harapan kami, pihak ketiga nanti benar-benar memahami sepak bola, mengerti cara merawat lapangan dan seluruh fasilitas stadion,” pungkasnya.

HNR Cup direncanakan kembali digelar tahun depan dengan sejumlah perbaikan, terutama pada kualitas lapangan dan pengamanan suporter.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: beritasampit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top