KALIMANTAN TENGAH — Liverpool dipastikan tampil tanpa Alexander Isak dan Cody Gakpo saat menjamu Manchester City di Anfield pada laga pekan keenam Liga Primer. Keduanya mengalami cedera saat membela negara masing-masing pada jeda internasional, memaksa pelatih Andoni Iraola merombak lini serang untuk duel melawan pemuncak klasemen.
Isak mengalami cedera paha saat memperkuat Swedia, sementara Gakpo mendapat tekel keras yang membuat pergelangan kakinya bermasalah ketika membela Belanda. Keduanya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional lebih awal dan langsung menjalani pemulihan di klub.
Absennya dua pemain ini mengurangi daya gedor Liverpool secara signifikan. Isak sudah mencetak empat gol dalam lima penampilan liga musim ini, sedangkan Gakpo menyumbang dua gol dan empat assist di semua kompetisi.
Iraola Sesalkan Cedera yang Datang di Waktu Buruk
Dalam konferensi pers prapertandingan, Iraola mengungkapkan frustrasinya karena kedua pemain harus absen tepat sebelum laga besar. Ia menyebut jeda internasional sebagai momen yang selalu diwaspadai pelatih klub.
"Alex Isak dan Gakpo tidak akan bermain, sayangnya belum siap untuk kami," kata Iraola kepada wartawan. "Cedera saat jeda. Anda selalu berharap dokter tidak menelepon Anda, tetapi kami kurang beruntung."
Soal kondisi masing-masing pemain, Iraola menjelaskan bahwa cedera Gakpo berkaitan dengan rasa sakit akibat tekel yang diterimanya. Gakpo sudah kembali berlatih, tetapi belum cukup bugar untuk tampil pada hari pertandingan.
"Jangka waktunya, Gakpo mengalami cedera pergelangan kaki, tinggal bagaimana dia mengatasi rasa sakitnya. Saya rasa itu karena tekel buruk. Dia sedang berlatih tetapi belum untuk hari Minggu," ujarnya.
Untuk Isak, Iraola menilai cederanya tidak berlangsung lama. Meski begitu, penyerang asal Swedia itu tetap belum masuk rencana untuk laga melawan Manchester City.
Lewis Koumas Disiapkan Mengisi Kekosongan
Iraola memberi sinyal bahwa Lewis Koumas akan mendapat kesempatan lebih besar. Pemain internasional Wales berusia 21 tahun itu sudah tampil lima kali musim ini dan dinilai siap menanggung beban di lini depan.
"Koumas mendapat kepercayaan kami, Anda tahu," jelas Iraola. "Bukan kejutan besar. Sang pemain telah menunjukkan bahwa dia siap tampil. Kami punya pemain lain yang bisa menutupi posisi-posisi itu, jadi kami mengambil keputusan."
Selain Koumas, Liverpool masih memiliki opsi lain di sektor serang. Iraola menyebut keputusan rotasi akan diambil setelah sesi latihan terakhir sebelum pertandingan.
Jeremy Jacquet Pulih, Lini Belakang Dapat Amunisi Baru
Kabar baik datang dari lini pertahanan. Jeremy Jacquet tersedia setelah pulih dari cedera ringan yang dialaminya saat menjalani debut senior untuk Prancis.
"Jelas dia tampil bagus," kata Iraola tentang bek muda itu. "Pertama-tama, dia pemain yang bagus, Anda sudah melihat cuplikannya, tetapi jika Anda tidak melihatnya setiap hari, Anda tidak akan bisa menghargai apa yang dia miliki."
Iraola menilai debut Jacquet bersama Prancis berjalan mulus meski tetap mengingatkan bahwa perjalanan pemain muda itu masih panjang. Kondisi fisik Jacquet kini sudah pulih dan ia siap dimainkan.
Ujian Berat Melawan Pemuncak Klasemen
Laga di Anfield menjadi tolok ukur kapasitas Liverpool dalam perburuan gelar. Meski belum terkalahkan, tiga hasil imbang dari lima pertandingan membuat mereka tertinggal dari Manchester City yang menyapu bersih semua laga.
Iraola menyambut tantangan itu dengan antusias. Ia menilai pertemuan dengan tim sekelas Manchester City adalah momen untuk menunjukkan level sesungguhnya Liverpool musim ini.
"Ini pertandingan yang menarik, bermain di kandang di Anfield melawan pemimpin liga," tutup Iraola. "Memenangi semua pertandingan mereka. Mereka akan tampil habis-habisan, begitu juga kami, kami harus siap dan membantu para pendukung kami."
Ia menambahkan bahwa apa pun hasilnya nanti, musim masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar. Namun Iraola mengakui laga melawan Manchester City selalu menjadi ukuran penting bagi ambisi timnya.