Pencarian

5 Hal Wajib Dicek saat Test Drive Mobil Baru, Jangan Cuma Tancap Gas

Minggu, 04 Oktober 2026 • 10:24:01 WIB
5 Hal Wajib Dicek saat Test Drive Mobil Baru, Jangan Cuma Tancap Gas
Pengunjung mengantre di area test drive pameran otomotif untuk mencoba mobil baru.

KALIMANTAN TENGAH — Sesi test drive di pameran otomotif seperti GIIAS sering bikin calon pembeli terjebak euforia dan hanya fokus menginjak pedal gas dalam-dalam. Padahal durasi terbatas dan antrean panjang membuat detail kenyamanan harian — dari bantingan suspensi sampai ruang baris kedua — rawan terlewat. Lima pengecekan berikut menentukan apakah mobil puluhan juta rupiah itu benar-benar cocok dipakai harian.

Antrean mengular di area test drive pameran otomotif besar jadi pemandangan biasa. Waktu percobaan yang cuma beberapa menit sering dihabiskan untuk merasakan akselerasi, sementara hal-hal yang bakal dirasakan setiap hari justru terlewat. Berikut urutan pengecekan yang sebaiknya dilakukan sebelum menyerahkan uang muka.

1. Atur Posisi Duduk dan Cek Visibilitas Sebelum Jalan

Jangan langsung tancap gas begitu masuk kabin. Luangkan waktu menyesuaikan tilt & telescopic steering serta ketinggian jok pengemudi sampai posisi tangan tidak terlalu lurus saat memegang setir dan area paha tersangga dengan baik.

Setelah posisi duduk pas, periksa sudut pandang di pilar A (depan samping) dan pilar C (belakang). Dua area ini sumber blind spot utama saat berbelok atau mundur. Atur juga spion tengah dan samping agar jangkauan pantauan lalu lintas lebih luas.

2. Rasakan Bantingan Suspensi di Kontur Jalan Berbeda

Area test drive biasanya menyediakan rute dengan beragam kontur. Manfaatkan jalur polisi tidur atau jalan bergelombang dengan kecepatan sedang untuk merasakan karakter suspensi secara nyata.

Amati apakah bantingan terasa terlalu keras hingga berpotensi membuat pegal, atau justru terlalu empuk sampai memicu limbung dan mual. Sambil melaju, matikan musik atau AC sejenak untuk menguji kekedapan kabin dari suara bising roda dan gesekan suspensi.

3. Uji Karakter Transmisi saat Stop-and-Go

Mobil modern hadir dengan beragam tipe transmisi: CVT, AT konvensional, DCT, hingga girboks mobil listrik. Karakter penyaluran tenaga inilah yang paling terasa saat menghadapi kemacetan perkotaan.

Rasakan momen saat mobil mulai melaju dari posisi berhenti total untuk mendeteksi gejala lag atau jedug, terutama pada mesin turbo dan transmisi DCT. Saat melepas pedal gas, perhatikan efek penahanan mesin (engine braking) — apakah mobil meluncur terlalu bebas atau menahan secara halus.

4. Amati Respons Fitur Keselamatan Aktif (ADAS)

Kalau mobil yang dicoba sudah dilengkapi teknologi keselamatan canggih seperti Lane Keep Assist, Auto Emergency Braking, atau Blind Spot Monitoring, minta panduan dari product expert yang mendampingi di dalam mobil.

Rasakan apakah intervensi pada setir atau rem otomatis terasa terlalu kasar dan mengagetkan, atau justru bekerja halus. Cari tahu juga seberapa mudah fitur tersebut dimatikan lewat tombol fisik maupun layar head unit jika sedang tidak dibutuhkan.

5. Cek Baris Kedua dan Bagasi Bersama Keluarga

Kalau mobil yang diincar ditujukan sebagai kendaraan keluarga, jangan test drive sendirian. Ajak anggota keluarga duduk di baris kedua atau ketiga untuk menguji ruang kaki (legroom) dan ruang kepala (headroom) secara langsung.

Perhatikan pula kepraktisan ruang penyimpanan dan aksesibilitas bagasi. Cek apakah pelipatan kursi belakang bisa rata lantai, serta ukur ketinggian bibir bagasi untuk memastikan kemudahan saat menaikkan barang berat seperti koper besar atau stroller anak.

Datang Pagi di Hari Kerja agar Waktu Lebih Longgar

Tips tambahan yang sering diabaikan: usahakan datang ke area test drive pada pagi hari di hari kerja (weekdays). Jumlah pengunjung yang relatif lebih sepi membuat alokasi waktu pengujian lebih longgar dan fokus.

Dengan waktu yang lebih leluasa, kelima pengecekan di atas bisa dilakukan berurutan tanpa terburu-buru — dan keputusan pembelian pun lebih berdasar pada rasa berkendara sebenarnya, bukan sekadar sensasi akselerasi sesaat.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks