Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta jajaran kelurahan, termasuk RT dan RW, aktif mendata warga yang membutuhkan tetapi belum tersentuh bantuan. Permintaan itu disampaikan saat penyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak kabut asap karhutla di Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya. Dalam kegiatan tersebut disalurkan 700 paket bantuan pangan dan BLT Kartu Huma Betang Sejahtera kepada 1.400 warga.
PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya peran perangkat kelurahan dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Gubernur Agustiar Sabran menyatakan bahwa selama masyarakat memang berhak menerima, pemerintah wajib hadir.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya. Sebanyak 700 paket bantuan pangan disiapkan untuk warga yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Setiap paket berisi beras lima kilogram, gula satu kilogram, dan minyak goreng satu liter. Bantuan juga dilengkapi masker dan multivitamin untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.
BLT Kartu Huma Betang Sejahtera untuk 1.400 Warga
Selain bantuan pangan, pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kartu Huma Betang Sejahtera. Sebanyak 1.400 warga Kelurahan Bukit Tunggal tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat.
Setiap KPM menerima Rp250 ribu. Penyaluran dilakukan langsung di lokasi kegiatan agar warga tidak perlu mengurus proses tambahan.
"Selama masyarakat itu memang berhak menerima, pemerintah wajib hadir," tegas Agustiar saat penyaluran bantuan.
Kanal Pengaduan Jadi Jalur Warga Sampaikan Persoalan
Agustiar menjelaskan masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi melalui kanal pengaduan pemerintah. Dari laporan itu, pemerintah memperoleh gambaran kondisi lapangan secara langsung.
Hasilnya menjadi dasar menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Perhatian pemerintah kepada masyarakat, kata dia, tidak terbatas pada bantuan pangan maupun bantuan tunai.
Bantuan juga mengalir ke sektor pendidikan, kesehatan, dan program lainnya. "Kegiatan ini tidak sekadar berkaitan penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengar persoalan yang dihadapi," tuturnya.
Warga Pahandut Seberang Juga Terima Bantuan
Penyaluran pada hari yang sama tidak hanya menyasar Bukit Tunggal. Warga Kelurahan Pahandut Seberang menerima 500 paket bantuan pangan.
BLT Kartu Huma Betang Sejahtera juga disalurkan untuk 500 KPM di kelurahan tersebut. Total penerima bantuan tunai di dua kelurahan mencapai 1.900 keluarga.
Waspadai Titik Api di Lahan Gambut
Agustiar mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api. Peran perangkat kelurahan dinilai penting untuk memberi pemahaman soal risiko pembakaran lahan.
Kondisi lahan gambut di sejumlah wilayah Kalteng mudah terbakar. Karena itu, pencegahan karhutla memerlukan keterlibatan warga di tingkat RT dan RW, bukan hanya aparat.
Data warga yang belum tersentuh bantuan menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran kelurahan. Pendataan yang rapi di tingkat RT dan RW akan menentukan apakah bantuan berikutnya benar-benar sampai ke penerima yang berhak.