Pencarian

Kabut Asap Karhutla, Garuda hingga Lion Group Setop Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

Kamis, 24 September 2026 • 05:17:32 WIB
Kabut Asap Karhutla, Garuda hingga Lion Group Setop Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya
Kabut asap karhutla menyelimuti Palangka Raya, sejumlah maskapai setop sementara penerbangan di Bandara Tjilik Riwut.

PALANGKA RAYA — Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah Yulindra Dedy menyebut penghentian sementara operasional sejumlah maskapai di Bandara Tjilik Riwut berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari pengelola bandara. Kebijakan itu diambil untuk menghindari ketidakpastian bagi calon penumpang di tengah kondisi kabut asap yang belum menunjukkan perbaikan.

Data yang dihimpun dari Bandara Tjilik Riwut menunjukkan tiga kelompok maskapai menetapkan batas waktu berbeda. Garuda Indonesia menyetop operasional hingga 26 September, Citilink hingga 27 September, sementara Lion Group hingga 24 September.

Bandara Tidak Ditutup, Hanya Tidak Ada Penerbangan

Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Andi Wiguna menegaskan status bandara tidak ditutup. Yang terjadi, operasional penerbangan memang tidak ada karena kebijakan masing-masing maskapai.

"Kemungkinan sampai tanggal 26, itu juga masih bisa berubah sewaktu-waktu," tutur Andi.

Ia menekankan keselamatan dan keamanan penerbangan sebagai prioritas utama. Jika jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan bisa mengalami penundaan, pengalihan pendaratan, return to base, maupun pembatalan sesuai keputusan operasional maskapai.

Jarak Pandang Jadi Penentu Utama

Angkasa Pura Indonesia akan terus memantau kondisi visibility dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Dishub Kalteng menilai langkah penghentian sementara ini sebagai pilihan paling masuk akal di tengah kondisi kabut yang tidak memungkinkan. Yulindra menyatakan maskapai ingin memastikan penumpang mendapat kepastian jadwal.

"Kondisi kabut ini tidak memungkinkan, tujuannya agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi penumpang," jelasnya.

Imbauan bagi Calon Penumpang

Angkasa Pura Indonesia mengimbau seluruh calon penumpang memantau status penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai. Penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perubahan jadwal diminta menghubungi maskapai terkait.

Bagi warga Palangka Raya dan sekitarnya yang memiliki jadwal penerbangan dalam sepekan ke depan, pengecekan ulang tiket dan jadwal menjadi langkah wajib. Perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kabut asap karhutla di Kalimantan Tengah.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks