PALANGKA RAYA — Enam wilayah di Kalimantan Tengah diprakirakan dilanda kabut asap, sementara tujuh daerah lain mengalami udara kabur. Kondisi ini berbeda dengan Murung Raya yang justru diprakirakan diguyur hujan ringan.
Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur menjadi dua kabupaten terluas yang diprakirakan berkabut asap. Wilayah Daerah Aliran Sungai Barito juga tak luput, dengan tiga dari empat kabupaten di kawasan itu mengalami kondisi serupa.
Selain Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur, kabut asap diprakirakan menyelimuti Barito Selatan, Barito Utara, dan Barito Timur. Kota Palangka Raya sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian provinsi juga masuk daftar wilayah berkabut asap.
Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama penerbangan dan transportasi sungai yang menjadi urat nadi perekonomian di kawasan DAS Barito.
Kabupaten Kapuas yang berwilayah luas diprakirakan mengalami udara kabur. Dua kabupaten yang mengapitnya, Gunung Mas dan Pulang Pisau, diprakirakan mengalami kondisi serupa.
Pola yang sama terjadi di sekitar Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur. Sukamara dan Lamandau yang mengapit Kotawaringin Barat diprakirakan berudara kabur, begitu pula Katingan dan Seruyan di sekitar Kotawaringin Timur.
Di tengah dominasi kabut asap dan udara kabur, Murung Raya diprakirakan mengalami hujan ringan. Kabupaten ini juga mencatat suhu paling nyaman dengan rentang 22-28 derajat celsius.
Batas atas suhu di Murung Raya hanya mencapai 28 derajat celsius, jauh lebih rendah dibanding wilayah lain yang menembus 34-36 derajat celsius. Pulang Pisau tercatat memiliki batas atas suhu tertinggi, yakni 36 derajat celsius.
Prakiraan ini dirilis BMKG pada Senin 5 Oktober 2026 pukul 08.08 WIB. Warga di wilayah berkabut asap dan berudara kabur disarankan membatasi aktivitas luar ruangan serta memantau pembaruan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG.