TNI AD Buka Jalan Antardesa Tumbang Atei–Tumbang Baraoi di Katingan, Bangun Sumur Bor SMPN 2 Sanaman Mantikei

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:28:34 WIB
Prajurit TNI AD membuka akses jalan penghubung Desa Tumbang Atei dan Desa Tumbang Baraoi di Kabupaten Katingan.

TNI AD melalui program Membangun Akses dan Sumber Daya Wilayah dengan Aksi Unggul (MANDAU) membuka akses jalan penghubung Desa Tumbang Atei, Kecamatan Sanaman Mantikei, dengan Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Selain membuka jalan, program itu membangun sumur bor di SMPN 2 Sanaman Mantikei untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi lingkungan sekolah dan warga sekitar. Dandim 1019/Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi menyebut kegiatan Bakti TNI itu sebagai bentuk kehadiran TNI membantu kebutuhan masyarakat di wilayah.

KASONGAN — Dandim 1019/Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi menyatakan pembukaan akses jalan dan pembangunan sumur bor itu merupakan bagian dari Bakti TNI AD untuk Rakyat. Menurutnya, kegiatan diarahkan untuk mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga antardesa.

Pembukaan akses jalan di Kecamatan Sanaman Mantikei dan Petak Malai itu diharapkan membantu warga mengangkut hasil usaha serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sumur Bor untuk SMPN 2 Sanaman Mantikei

Selain membuka jalan, TNI AD melalui program MANDAU membangun sumur bor di SMPN 2 Sanaman Mantikei. Fasilitas itu ditujukan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Prima menekankan keberhasilan pelaksanaan program membutuhkan dukungan dan kerja sama pemerintah daerah, perusahaan, serta masyarakat. Dengan begitu, fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Dukungan pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat sangat penting. Dengan adanya sinergi, kegiatan seperti ini dapat terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan bersama," kata Prima.

Memangkas Hambatan Mobilitas Warga Antardesa

Akses jalan yang lebih terbuka memangkas hambatan mobilitas warga antardesa, terutama untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Warga juga lebih mudah menjangkau fasilitas pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan administrasi dan sosial lainnya.

Dari sisi ekonomi, kemudahan transportasi mendukung masyarakat membawa hasil perkebunan, pertanian, maupun usaha lainnya menuju lokasi pemasaran. Akses yang lebih baik membuka peluang aktivitas ekonomi antardesa karena pergerakan orang dan barang menjadi lebih mudah.

Dalam jangka panjang, keterhubungan antar wilayah memperkuat hubungan sosial dan membuka peluang pengembangan potensi desa. Jalan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga infrastruktur pendukung bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan keterhubungan dengan wilayah lain.

Sinergi Jadi Kunci Keberlanjutan Program

Prima menambahkan program MANDAU menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam membuka akses wilayah dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Ia berupaya agar kegiatan Bakti TNI itu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses dan mendukung kebutuhan warga di wilayah.

"Kami berupaya kegiatan Bakti TNI ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses dan mendukung kebutuhan warga di wilayah," ujarnya.

Dengan terbukanya akses jalan serta tersedianya sumber air bersih, kegiatan Bakti TNI AD tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di Kecamatan Sanaman Mantikei dan wilayah sekitarnya.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top