KALIMANTAN TENGAH — Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara setelah namanya kembali menggema di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pelatih Persija Jakarta itu menyampaikan pesan singkat melalui akun Instagram pribadinya, sehari setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Desakan itu muncul langsung dari tribun SUGBK, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9/2026). Usai laga berakhir tanpa gol, suporter meneriakkan nama Shin Tae-yong sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa Skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman.
Shin Tae-yong merespons lewat unggahan di akun @shintaeyong7777 pada Selasa (29/9/2026). Pesannya pendek, tanpa menyinggung posisi kepelatihan timnas yang sedang kosong dari hasil memuaskan.
"Selalu mendukungmu," tulis Shin Tae-yong dalam unggahan tersebut.
Nama Shin Tae-yong bukan sosok asing bagi sepak bola nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu menangani timnas senior pada 2020-2025, sekaligus memimpin timnas U-23 dan U-20 pada 2020-2023.
Masa baktinya berakhir pada Januari 2025. Ketua PSSI Erick Thohir memutuskan memecat Shin Tae-yong sebulan setelah Timnas Indonesia tersingkir di penyisihan grup Piala AFF 2024.
Sejak awal musim ini, Shin Tae-yong dipercaya menakhodai Persija Jakarta dengan kontrak tiga musim ke depan. Posisi itu membuatnya masih terikat proyek jangka panjang bersama klub ibu kota.
Pencapaian Skuad Garuda seusai kepergian Shin Tae-yong menjadi sorotan. Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 saat ditangani Patrick Kluivert.
John Herdman, yang menggantikan Kluivert, juga menelan hasil pahit. Timnas Indonesia yang dipimpinnya tersingkir di babak penyisihan grup Piala AFF 2026.
Kemenangan 2-0 atas Timnas Singapura pada partai pertama FIFA ASEAN Cup 2026 belum cukup memulihkan kepercayaan suporter. Hasil imbang kontra Malaysia menambah tekanan pada kursi kepelatihan Herdman.
Hasil 0-0 melawan Malaysia membuat langkah Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 belum aman. Herdman dituntut meraih kemenangan pada laga berikutnya agar posisi tim tidak terancam di fase grup.
Desakan agar Shin Tae-yong kembali menangani timnas menjadi sinyal jelas dari suporter. Namun statusnya sebagai pelatih Persija dengan kontrak tiga musim membuat skenario itu sulit terwujud dalam waktu dekat.