Timnas PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Selasa, 29 September 2026 | 15:22:01 WIB
Timnas PUBG Mobile Indonesia berfoto bersama usai bertanding di Asian Games 2026.

KALIMANTAN TENGAH — Timnas PUBG Mobile Indonesia menutup perjuangan di Asian Games 2026 tanpa medali setelah finis di peringkat kelima dengan total 95 poin. Thailand keluar sebagai juara dengan 128 poin, disusul China (114 poin) dan Pakistan (100 poin). Hasil ini memupus harapan Indonesia menambah medali dari cabang esport, menyisakan Mobile Legends sebagai peluang terakhir.

Pertandingan berlangsung secara offline di Aichi Sky Expo Esport Substage (Competition Room L4), Aichi, Jepang. Timnas bertanding dalam enam game yang dimainkan di map Erangel dan Miramar sepanjang hari kompetisi.

Siapa Saja Atlet yang Bertanding

Indonesia menurunkan lima atlet dalam ajang ini. Mereka adalah Fazriel Haikal Aditya (YUMMY), Juventino Ryan Jeremy R. (ROSEMARY), Micho Ananda Pratama W. (ZETA), Muh Fathyn Zilhaq S. (SNAPE), dan Sharfan Syahman Shodiq (POTATO).

Dari sisi kepelatihan, Deni Fianda bertindak sebagai pelatih utama dengan Bintang Prakoso P sebagai asisten pelatih. Keduanya bertanggung jawab menyusun strategi rotasi dan placement sepanjang enam game berlangsung.

Klasemen Akhir: Thailand Dominan, Indonesia Tertinggal 33 Poin

Thailand mengunci posisi puncak dengan 128 poin. China harus puas di urutan kedua dengan 114 poin, sementara Pakistan melengkapi podium di posisi ketiga dengan 100 poin.

Indonesia berada di peringkat kelima dengan 95 poin, terpaut 33 poin dari Thailand. Selisih ini mencerminkan ketertinggalan Indonesia dalam aspek kill dan poin placement dibandingkan negara-negara peringkat atas.

Peluang Medali Hilang di Game Keenam

Pada game terakhir, Indonesia sebenarnya masih punya peluang membawa pulang medali meskipun bukan emas. Namun insiden di awal permainan merusak skenario tersebut.

Timnas mendapat tempat turun yang sama dengan Yordania di Graveyard, map Miramar. Yordania yang mendarat lebih dulu langsung menguasai senjata dan membabat tiga pemain Indonesia: INA_J_Rolos, INA_M_SYH_S, dan INA_M_Wijaya.

Kondisi itu menyisakan Yummy sebagai satu-satunya pemain bertahan. Ia berupaya bersembunyi di antara cekungan, tetapi posisinya terendus atlet China. Yummy hanya bertahan sampai stage 6 dan berakhir di peringkat #6 tanpa poin kill.

Dua Poin yang Tidak Cukup

Sumbangan dua poin dari game terakhir tidak mampu mendongkrak posisi Indonesia ke tiga besar. Dengan demikian, Timnas PUBG Mobile Indonesia resmi mengakhiri perjalanan di Asian Games 2026 tanpa medali.

Harapan Tersisa di Mobile Legends

Peluang Indonesia menambah medali kini bergantung pada nomor Mobile Legends. Timnas berhasil lolos ke perempat final setelah menjalani seluruh laga di Group Stage.

Timnas Mobile Legends dijadwalkan kembali bertanding pada 30 September 2026. Hasil di cabang ini menjadi penentu apakah kontingen esport Indonesia pulang dengan medali dari Asian Games edisi kali ini.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top