Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin melepas kontingen santriwati Pondok Pesantren Nailul Authar untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI di Malang, Jawa Timur. Sebanyak delapan peserta didampingi satu pembina berangkat mewakili kabupaten dalam ajang nasional yang berlangsung 30 September hingga 6 Oktober 2026 tersebut.
PURUK CAHU — Pelepasan kontingen berlangsung di Puruk Cahu. Rahmanto berpesan agar para peserta menjaga kesehatan dan disiplin selama mengikuti kegiatan tingkat nasional itu.
"Kami berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, serta memanfaatkan ajang nasional ini untuk menimba pengalaman seluas-luasnya," kata Rahmanto di Puruk Cahu, Sabtu.
Dalam arahannya, Rahmanto menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuh kepada para santriwati yang akan membawa nama Murung Raya ke kegiatan tersebut.
Rahmanto meminta para santriwati tidak hanya cerdas dalam ilmu keagamaan. Mereka juga diharapkan memiliki keterampilan, kemandirian, dan jiwa patriotisme yang tinggi melalui gerakan Pramuka.
Menurutnya, keikutsertaan santriwati dari Murung Raya merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Ketua Kwarcab Murung Raya Rumiadi menyampaikan jumlah peserta yang berangkat terdiri dari delapan orang, didampingi satu pembina. Kegiatan PPSN VI berlangsung selama sepekan penuh.
"Kegiatan akan dilangsungkan mulai tanggal 30 September hingga 6 Oktober 2026 dengan tempat kegiatan di Pesantren An-Nur II, Malang, Jawa Timur," jelasnya.
Pesantren An-Nur II Malang menjadi lokasi pertemuan besar pramuka dari lingkungan pondok pesantren seluruh Indonesia. PPSN tahun ini mengusung semangat ekoteologi dengan fokus membentuk karakter, merawat lingkungan, meneguhkan kebangsaan, dan berdaya saing global.
Peserta yang mengikuti PPSN diseleksi oleh Kemenag Kalteng. Pondok pesantren yang dianggap memenuhi persyaratan dipilih untuk mewakili kabupaten masing-masing.
Murung Raya mengirimkan kontingennya melalui jalur seleksi tersebut. Keberangkatan santriwati Nailul Authar menjadi bagian dari keterwakilan kabupaten di ajang nasional itu.