PALANGKA RAYA — Direktur AKMPR Prof Dr Ir Chandra Anugrah Putra, ST MlKom menyatakan penguatan SDM menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan. Kerja sama ini juga menjadi langkah awal mendukung peningkatan kualitas SDM bidang pertanian melalui program Brigade Pangan Petani Keren.
Menurut Chandra, pengembangan lahan pertanian di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah perlu diiringi kesiapan tenaga pengelola yang kompeten. Wilayah yang ia soroti mencakup Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas, termasuk kawasan Dadahup.
Kegiatan kerja sama ini diikuti sebanyak 127 peserta dengan masa pelaksanaan selama satu tahun. Para peserta dipersiapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang mendukung pengelolaan sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan.
Melalui kerja sama ini, AKMPR ingin mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk terlibat dalam sektor ketahanan pangan.
Chandra menilai program cetak sawah yang dikembangkan pemerintah menuntut SDM andal untuk mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian tersebut.
"Program cetak sawah yang dikembangkan pemerintah tentu membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian tersebut," katanya.
Program peningkatan kualitas SDM ini diharapkan menjadi stimulan bagi generasi muda, khususnya Generasi Z di Kalimantan Tengah. Tujuannya agar mereka melihat bidang pertanian sebagai sektor yang memiliki peluang dan peran strategis dalam pembangunan daerah.
Chandra berharap program Brigade Pangan Petani Keren dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas generasi muda di Kalimantan Tengah.
"Harapan kami, program ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional," ujarnya.
Kerja sama AKMPR dengan Brigade Pangan Petani Keren Kalimantan Tengah menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan SDM dan program ketahanan pangan. Kontribusi itu disalurkan melalui pendidikan serta peningkatan keterampilan generasi muda.