Ketua Komisi IV DPRD Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, mengingatkan peserta didik dan warga Kuala Kapuas untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Ia menilai kualitas udara yang memburuk berpotensi mengganggu kesehatan anak-anak jika paparan asap berlangsung lama. Arhensa juga menyatakan dukungannya terhadap surat edaran Pemkab Kapuas kepada satuan pendidikan terkait kondisi tersebut.
KUALA KAPUAS — Legislator dari Partai Bulan Bintang itu menyampaikan imbauan tersebut di Kuala Kapuas, Selasa, menyusul kondisi udara di sejumlah wilayah Kapuas yang diselimuti kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan. Ia menekankan bahwa masker menjadi salah satu upaya paling sederhana untuk mengurangi paparan partikel hasil pembakaran.
Menurut Arhensa, anak-anak dan peserta didik masuk kelompok yang paling rentan terhadap dampak pencemaran udara. Karena itu, ia meminta sekolah dan orang tua ikut mengawasi penggunaan masker saat anak beraktivitas di luar ruangan.
Kabut asap yang menyelimuti Kota Kuala Kapuas tidak hanya mengganggu aktivitas harian warga. Paparan yang berlangsung dalam waktu cukup lama berpotensi menimbulkan keluhan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
Arhensa meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Warga juga diharap segera mencari penanganan medis jika mengalami keluhan akibat paparan asap.
"Kondisi udara saat ini perlu menjadi perhatian bersama," ujar Arhensa.
Pemerintah Kabupaten Kapuas sebelumnya mengeluarkan surat edaran kepada satuan pendidikan terkait kondisi kabut asap. Kebijakan itu dinilai Arhensa sebagai langkah yang diperlukan untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak buruk kualitas udara.
"Kami sangat mendukung surat edaran dari pemerintah daerah kepada satuan pendidikan. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan anak-anak kita di tengah kondisi kabut asap," terangnya.
Legislator yang terpilih dari Daerah Pemilihan Kapuas I Kecamatan Selat ini berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat, bersama-sama menjalankan imbauan tersebut.
Arhensa juga mengajak warga turut berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pencegahan menjadi kunci agar kabut asap tidak semakin meluas dan berdampak lebih lama kepada masyarakat.
"Yang paling penting adalah kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla. Jangan sampai asap ini terus berdampak kepada masyarakat, terutama anak-anak," demikian Arhensa.
Imbauan ini menyusul kondisi udara Kapuas yang masih diselimuti kabut asap. Warga diminta memantau perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi terkini.