Sekda Kapuas Instruksikan OPD Seragamkan Data Inflasi dengan BPS, Sepakati MoU Sebelum Rilis Bulanan

Penulis: Hendra Wijaya  •  Kamis, 10 September 2026 | 12:42:31 WIB
Sekda Kapuas Usis I. Sangkai memimpin rapat koordinasi Sinkronisasi Program Satu Data Inflasi di Kuala Kapuas, Rabu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah menyamakan titik lokasi pengamatan dan jenis komoditas acuan inflasi sesuai standar Badan Pusat Statistik. Instruksi itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi Sinkronisasi Program Satu Data Inflasi di ruang rapat Kantor Bupati Kapuas, Rabu. Penyeragaman data akan dituangkan dalam nota kesepahaman agar tidak ada lagi selisih angka di lapangan.

KUALA KAPUAS — Sekda Kapuas Usis I. Sangkai memimpin rapat koordinasi Sinkronisasi Program Satu Data Inflasi Kabupaten Kapuas. Rapat itu menyelaraskan metodologi pendataan harga komoditas antara BPS dan OPD teknis. Evaluasi aksi intervensi pasar untuk menekan laju inflasi daerah juga jadi agenda.

Usis menilai disparitas data antara BPS dan OPD teknis harus dihentikan. Titik lokasi pengamatan dan jenis komoditas acuan selama ini belum sepenuhnya sama.

"Ini dilakukan guna menghindari disparitas data di lapangan," kata Usis di Kuala Kapuas, Rabu.

MoU jadi Dasar Penyeragaman Data Harga

Kesepakatan utama rapat adalah penyusunan nota kesepahaman antara Pemkab Kapuas dan BPS. MoU itu menjadi dasar hukum penyeragaman titik pantau dan komoditas acuan.

Usis menekankan komitmen bersama dalam merespons pergerakan harga bahan pokok. Respons harus cepat dan presisi, bukan menunggu rilis bulanan.

Rapat juga dihadiri Kepala BPS Kabupaten Kapuas Ahmad Nasrullah dan Kepala Perum Bulog Cabang Kapuas Akhmad Ronni Anwar. Turut hadir Asisten II Setda Kapuas, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Inspektur Kapuas, serta pimpinan perangkat daerah teknis terkait.

Silang Pendapat di Rapat Dianggap Wajar

Sejumlah saran dan masukan teknis dari OPD dan BPS mewarnai diskusi. Usis menilai perbedaan pendapat bagian normal dari proses menyatukan persepsi kebijakan.

"Perbedaan pendapat dalam diskusi itu hal yang lumrah. Kesimpulan akhirnya adalah apa yang terbaik untuk daerah, karena kita ini adalah satu tim menuju Kabupaten Kapuas yang semakin bersinar," tegas Usis.

Empat Langkah Taktis Hasil Rapat

Selain MoU, rapat menghasilkan sejumlah langkah taktis pengendalian inflasi:

  • Penguatan koordinasi BPS dan Pemkab Kapuas sebelum rilis angka inflasi bulanan.
  • Optimalisasi aksi intervensi pasar melalui Sekretariat TPID.
  • Penanganan lahan pertanian yang terdampak serangan hama melalui penyaluran bantuan benih pada APBD Perubahan.
  • Evaluasi rutin atas seluruh program pengendalian inflasi dan keterjangkauan pasokan pangan.

Dampak ke Warga Kapuas

Dengan data yang seragam, intervensi pasar diharapkan lebih tepat sasaran. Pemkab Kapuas optimistis program pengendalian inflasi berjalan lebih terarah.

Dampak yang dibidik langsung terasa pada kestabilan ekonomi masyarakat. Harga bahan pokok di pasar-pasar Kapuas menjadi indikator utamanya.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top