Huawei Kalahkan Apple, Rajai Pasar Smartwatch Global Kuartal II 2026

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 09 September 2026 | 12:35:31 WIB
Huawei menempati posisi pertama pangsa pasar smartwatch global pada kuartal II 2026 dengan 21,8 persen.

KALIMANTAN TENGAH — Persaingan ketat antara dua raksasa teknologi terjadi di pasar jam tangan pintar global. Data terbaru dari firma riset Counterpoint untuk periode April-Juni 2026 menunjukkan pergeseran posisi puncak yang sebelumnya lama dikuasai Apple.

Pangsa Pasar dan Pertumbuhan Kuartal II 2026

Huawei berhasil mengamankan posisi teratas dengan pangsa pengiriman 21,8%, naik tipis 1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini menempatkan vendor asal China tersebut di atas Apple yang harus puas di peringkat kedua dengan pangsa 20,1%.

Yang menarik, Apple justru mencatat pertumbuhan pengiriman tertinggi di antara semua produsen, yakni 14% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pencapaian ini disebut-sebut sebagai pendorong utama perubahan peta persaingan di segmen premium.

"Apple mencatat pertumbuhan di seluruh wilayah, didorong oleh tingginya adopsi lini produknya yang diperbarui pada akhir 2025," ujar Principal Analyst Counterpoint Anshika Jain dalam laporannya, Senin (7/9/2026).

Pasar Terkoreksi, Konsumen Menahan Pembelian

Meski persaingan papan atas memanas, kondisi pasar secara keseluruhan justru menunjukkan tren sebaliknya. Counterpoint mencatat volume pengiriman smartwatch global pada kuartal II 2026 terkoreksi 4% yoy, menjadi penurunan pertama dalam setahun terakhir.

Counterpoint menyebut pelemahan terutama didorong oleh lesunya penjualan segmen basic smartwatch. Konsumen mulai menunda pembelian perangkat murah karena kemampuan pemantauan kesehatannya dinilai masih terbatas.

Di sisi lain, pengguna smartwatch premium juga memilih menunggu peluncuran produk terbaru sebelum memutuskan mengganti perangkat lama. Kondisi ini membuat siklus penggantian (replacement cycle) jam tangan pintar menjadi lebih panjang dari biasanya.

Nasib Imoo, Xiaomi, dan Garmin

Di belakang dua pemimpin pasar, posisi ketiga ditempati Imoo dengan pangsa 7,8%, turun 3% yoy. Xiaomi yang berada di urutan keempat mengalami penurunan paling tajam, anjlok 38% yoy dengan pangsa pasar menyusut menjadi 6,1%.

Garmin menjadi satu-satunya vendor di luar Huawei dan Apple yang mencatat pertumbuhan positif. Merek yang fokus pada perangkat olahraga dan navigasi ini tumbuh 11% yoy dengan pangsa pasar 5,6%.

Adapun merek-merek lainnya secara kolektif menguasai 38,5% pangsa pasar, namun angka ini terkoreksi 8% yoy. Kondisi tersebut mengindikasikan konsolidasi pasar yang semakin mengarah ke pemain-pemain besar.

Apa Artinya bagi Konsumen Indonesia?

Pergeseran pangsa pasar ini bisa menjadi sinyal menarik bagi pembeli di Indonesia. Pertumbuhan Apple yang konsisten menunjukkan ekosistem dan fitur premiumnya masih menjadi pilihan utama, sementara agresivitas Huawei di segmen harga menengah hingga atas layak diperhitungkan.

Bagi pengguna yang mencari smartwatch dengan ekosistem ketat dan pembaruan software jangka panjang, opsi dari Apple dan Garmin tetap relevan. Namun jika prioritasnya adalah nilai (value) dengan ragam fitur pemantauan kesehatan, produk Huawei dan Xiaomi yang baru bisa menjadi pertimbangan sebelum memutuskan pembelian.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top