Bupati Kapuas M. Wiyatno Perkuat Sinergi Lintas Sektor Antisipasi Karhutla, Edukasi Warga Jadi Prioritas

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Sabtu, 05 September 2026 | 14:01:32 WIB
Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno mengikuti rapat evaluasi pencegahan karhutla bersama Gubernur Kalteng di Kuala Kapuas, Jumat.

Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno menegaskan komitmennya mendukung langkah Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayahnya. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat evaluasi pencegahan karhutla yang dipimpin langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Kuala Kapuas, Jumat. Upaya ini dinilai krusial mengingat kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

KUALA KAPUAS — Rapat evaluasi yang digelar di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah itu menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk mematangkan strategi pencegahan karhutla. Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno hadir langsung didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Asisten II Setda Kusmiatie, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas.

Dalam forum yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Kalteng serta seluruh bupati dan wali kota se-Kalteng itu, Wiyatno menyampaikan sejumlah langkah konkret yang tengah disiapkan Pemkab Kapuas. Komitmen utamanya adalah memastikan kesiapsiagaan di tingkat kabupaten berjalan optimal, sejalan dengan instruksi gubernur.

Koordinasi Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Aksi di Lapangan

Wiyatno menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Sinergi antara TNI/Polri, instansi terkait, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi kebakaran. "Kesiapsiagaan harus terus diperkuat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujarnya di Kuala Kapuas, Jumat.

Menurutnya, penguatan koordinasi ini diharapkan mampu meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat, kesehatan, aktivitas ekonomi, serta kelestarian lingkungan. Pemkab Kapuas berkomitmen penuh mendukung langkah Pemprov Kalteng dalam hal ini.

Fokus pada Deteksi Dini dan Pemantauan Titik Rawan

Dalam rapat evaluasi tersebut, sejumlah aspek krusial menjadi sorotan utama. Selain kesiapsiagaan personel dan peralatan, pembahasan juga menyentuh soal pemantauan wilayah yang rawan terjadi kebakaran serta upaya meningkatkan respons cepat apabila titik api mulai muncul.

Pemerintah daerah di seluruh Kalteng didorong untuk tidak menunggu api membesar. Langkah pencegahan sejak dini harus dikedepankan, salah satunya melalui peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat. Pesan yang terus digaungkan adalah larangan keras membakar lahan secara sembarangan, sebuah praktik yang kerap menjadi pemicu utama karhutla di wilayah tersebut.

Dengan adanya evaluasi berkala seperti ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi semakin solid. Tujuannya jelas, menjadikan Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas, lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana asap di musim kemarau.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top