Kendati berstatus tim promosi, Isenmulang Kalteng FC mematok target realistis saat melakoni pertandingan perdana di BRI Super League 2026/2027 melawan tuan rumah Arema FC. Pelatih Kepala Mundari Karya menilai persiapan yang sudah dijalani timnya cukup untuk bersaing, termasuk dalam misi membawa pulang hasil positif dari kandang lawan. Keyakinan itu muncul setelah serangkaian uji coba melawan tim sekelas Persita dan Dewa United yang dilakukan sebelum kompetisi dimulai.
PALANGKA RAYA — Laga pembuka BRI Super League 2026/2027 mempertemukan Isenmulang Kalteng FC dengan Arema FC di kandang tim berjuluk Singo Edan tersebut. Meski tampil di hadapan pendukung lawan, tim asal Kalimantan Tengah itu menyatakan kesiapan untuk bersaing memperebutkan poin penuh.
“Melihat kekuatan tim, saya yakin besok kita bisa mencuri poin atau bahkan bisa memenangkan pertandingan,” ujar Pelatih Kepala Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya melalui keterangan resmi yang diterima di Palangka Raya, Kamis.
Mundari menjelaskan bahwa persiapan timnya telah berjalan maksimal. Sejumlah uji coba melawan kontestan liga utama, seperti Persita dan Dewa United, sudah dilalui untuk mematangkan strategi menjelang laga resmi pertama.
Menurut dia, faktor yang bakal menentukan hasil akhir pertandingan adalah seberapa cepat para pemain asing anyar beradaptasi dengan ritme kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. “Jadi adaptasi ini yang saya pikir menjadi kunci untuk bisa kita memenangkan pertandingan besok,” tandasnya.
Mundari menyebut Isenmulang bukan sekadar tim debutan. Klub ini memiliki rekam jejak pertumbuhan yang berjenjang, mulai dari menembus Liga 3, lalu naik ke Liga 2, hingga akhirnya menembus kasta tertinggi. “Jadi saya pikir ini yang sangat positif di klub ini,” jelasnya.
Meski begitu, ia tidak menampik adanya perbedaan signifikan antara atmosfer kompetisi Liga 2 dan level yang akan dihadapi sekarang. “Memang agak berbeda tentunya pada saat kita di Liga 2, kita banyak tergantung kepada pemain lokal. Tetapi di Liga 1 ini agak berbeda, kekuatan pemain asing itu yang mungkin menjadi pembeda,” tambah pelatih tersebut.
Salah satu penggawa asing anyar, Makan Konate, juga menegaskan kesiapan timnya. Ia mengaku tidak gentar menghadapi reputasi Arema FC yang sudah lama malang melintang di kompetisi tertinggi.
“Kita tahu Arema, Arema tim sudah lama di Liga Super, kita Insya Allah datang di sini untuk cari poin, kita sudah siap untuk menghadapi Arema, semua atmosfer bagus,” ucap Konate.
Laga perdana ini otomatis menjadi ujian awal sejauh mana kesiapan skuad promosi menghadapi tekanan pertandingan tandang di hadapan pendukung lawan.