Menteri PU Dody Hanggodo Jelaskan Strategi Percepatan Pemulihan, Info bagi Warga Kalimantan Tengah

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 02 September 2026 | 17:07:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo memaparkan strategi percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kalimantan Tengah.

Jakarta — Ketahanan sebuah bangsa kerap diuji paling berat justru saat bencana alam melanda. Jalan yang terputus, jembatan yang rubuh, atau pasokan air bersih yang terhenti selalu memunculkan satu pertanyaan besar bagi publik di Kalimantan Tengah maupun daerah lain: seberapa sigap negara turun tangan menolong warganya.

Menanggapi hal ini, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa cepat atau lambatnya penanganan darurat infrastruktur bukan cuma soal teknis semata, melainkan bukti konkret kehadiran negara di saat-saat genting, termasuk bagi wilayah seperti Kalimantan Tengah.

Waktu, menurut Dody, jadi elemen paling menentukan ketika bencana memutus konektivitas suatu wilayah. Kementerian PU pun menerapkan protokol tanggap cepat yang mewajibkan tim balai teknis daerah, termasuk di kawasan Kalimantan Tengah, tiba di lokasi kejadian dalam hitungan jam tanpa menunggu arahan panjang dari pusat.

Dalam keterangannya, Dody memaparkan detail langkah tanggap darurat yang biasa diterapkan timnya, relevan pula bagi Kalimantan Tengah: "Saat infrastruktur lumpuh, fokus utama kami adalah membuka isolasi wilayah. Tim bergerak cepat memasang jembatan bailey, mengerahkan alat berat untuk pembersihan material, serta memastikan akses logistik bantuan dan evakuasi warga dapat melintas," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, Rabu (2/9/2026).

Pemulihan akses darat berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana. Air bersih dan sanitasi darurat langsung dikirim ke lokasi pengungsian guna mencegah munculnya krisis kesehatan lanjutan, termasuk di Kalimantan Tengah.

Ia menerangkan bahwa pola penanganan sekarang menyatukan tanggap darurat, mitigasi risiko, dan rekonstruksi pascabencana jadi satu rangkaian utuh. Prinsip build back better dipegang agar infrastruktur hasil pemulihan, termasuk di Kalimantan Tengah, lebih tahan menghadapi bencana serupa ke depan.

Dody tetap mengingatkan bahwa geografi Indonesia yang luas dan rawan bencana membuat kerja sama lintas pihak jadi keharusan. Sinergi pemerintah pusat, daerah seperti Kalimantan Tengah, TNI-Polri, hingga masyarakat lokal tetap jadi fondasi utama percepatan pemulihan.

Kementerian PU menegaskan komitmennya menjaga respons cepat dan penanganan terukur demi memastikan konektivitas dan sarana vital segera kembali berfungsi. Langkah ini jadi bukti negara hadir sigap bagi kehidupan masyarakat terdampak, tak terkecuali Kalimantan Tengah.

Reporter: Redaksi
Back to top