Bupati Kapuas Pimpin Shalat Istisqa di Kuala Kapuas, Harap Hujan Turun Redakan Karhutla

Penulis: Joko Purnomo  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 10:50:31 WIB
Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno memimpin shalat Istisqa di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas, Minggu (tanggal).

Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan warga menggelar shalat Istisqa di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas, untuk memohon hujan turun di tengah musim kemarau panjang. Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyebut kondisi kekeringan dan karhutla telah mengganggu kesehatan serta aktivitas warga.

KUALA KAPUAS — Shalat Istisqa digelar di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas, pada Minggu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pelajar.

Musim kemarau berkepanjangan yang melanda Kalimantan Tengah memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah pun mengganggu kesehatan warga dan aktivitas harian.

Dalam kesempatan itu, Wiyatno menyampaikan bahwa shalat sunnah ini merupakan wujud kepasrahan terhadap kondisi yang sedang dihadapi. "Hari ini kita datang melaksanakan sholat sunnah sehubungan dengan musim kemarau panjang yang melanda di wilayah kita," ujarnya.

Menurut dia, dampak kabut asap sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kondisi ini telah mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari kita semua. Dan maka dari itu, kita melaksanakan shalat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar dan bentuk kepasrahan kepada Allah SWT untuk memohon turunnya hujan," katanya.

Seluruh Elemen Masyarakat Hadir

Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan warga dalam shalat Istisqa menunjukkan kebersamaan mengatasi bencana asap. Ratusan jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian shalat dan doa bersama.

Bertindak sebagai imam adalah Guru Farhani. Ia memimpin jalannya shalat dan memanjatkan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan.

Harapan Kemarau Segera Berakhir

Bupati Kapuas berharap shalat Istisqa ini menjadi jalan agar kondisi kemarau tidak berkepanjangan. "Melalui shalat Istisqa ini, masyarakat Kabupaten Kapuas bersama-sama memohon agar kondisi kemarau segera berakhir, hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi kehidupan, sekaligus membantu mengatasi kekeringan serta mengurangi ancaman karhutla," tuturnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nonteknis yang dilakukan Pemkab Kapuas di tengah upaya penanganan karhutla di lapangan. Warga diharapkan tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top