KALIMANTAN TENGAH — Laporan terbaru dari Bloomberg mengungkap bahwa Apple sedang serius menggarap pembaruan besar untuk lini jam tangan pintarnya. Dua peningkatan utama yang disiapkan untuk Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan data kebugaran harian mereka.
Fitur pertama yang diuji adalah kemampuan sensor detak jantung untuk merekam data secara terus-menerus, bukan hanya saat sesi olahraga atau dalam interval acak seperti yang terjadi saat ini. Perubahan ini akan memberi gambaran lebih utuh tentang respons tubuh pengguna sepanjang hari.
Dengan data yang lebih padat, analisis tren kesehatan jangka panjang diharapkan menjadi lebih akurat. Ini langkah signifikan bagi mereka yang serius memantau kondisi kardiovaskular di luar jam latihan.
Selain sensor, Apple juga dikabarkan merombak total tampilan dan logika aplikasi kebugaran bawaan. Antarmuka baru ini dirancang untuk menampilkan metrik kesehatan yang lebih mendalam, meniru pendekatan yang dipopulerkan oleh aplikasi dari Whoop dan Oura.
Pengalaman menggunakan perangkat pelacak seperti Whoop memang dikenal karena kemudahannya dalam menyajikan korelasi antara berbagai faktor, misalnya kualitas tidur terhadap tingkat pemulihan tubuh. Hal ini dinilai lebih informatif dibandingkan pendekatan Apple Watch yang selama ini lebih fokus pada penutupan tiga ring aktivitas harian.
Di sisi desain, Apple dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan kembali bodi keramik pada Apple Watch Series 12. Gurman melaporkan akan ada dua pilihan warna yang diuji, yaitu putih klasik dan abu-abu gelap.
Kabar ini melengkapi bocoran sebelumnya yang menyebut Apple juga akan merilis banyak varian warna dan konfigurasi tali jam baru bersamaan dengan peluncuran seri terbaru nanti.
Meski Series 12 akan hadir dengan penyempurnaan fitur, mereka yang menantikan perubahan desain radikal mungkin harus bersabar. Bloomberg melaporkan bahwa Apple menargetkan desain ulang besar-besaran siap pada tahun depan, kemungkinan untuk Series 13, namun jadwal ini bisa mundur ke Series 14.
Desain Apple Watch saat ini baru diperkenalkan pada 2024 dan dinilai sebagai perubahan moderat dengan bodi lebih tipis. Untuk pasar Indonesia, kabar ini menarik untuk diikuti mengingat Apple Watch menjadi salah satu perangkat wearable premium yang banyak digunakan para profesional dan penggiat olahraga di kota-kota besar.