Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Turun ke SPBU di Kobar, Tegur Petugas Usai Warga Antre BBM Hingga 2 Jam

Penulis: Hendra Wijaya  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:47:01 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau langsung pelayanan di SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026).

PANGKALAN BUN — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghentikan kendaraan dinasnya di tengah perjalanan saat melihat antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026). Ia turun dan langsung berdialog dengan sejumlah warga yang mengaku telah menunggu selama dua jam hanya untuk membeli BBM.

"Saya lewat melihat antrean begitu panjang saya berhenti, ada apa ini. Saya tanya ke warga mereka ada yang antre sampai dua jam," kata Agustiar dalam keterangannya.

Gubernur Cek Langsung Pelayanan SPBU

Mendengar keluhan tersebut, Agustiar tidak berhenti sekadar menanyakan. Ia kemudian masuk ke area SPBU di Jalan Pakunegara, Kecamatan Arut Selatan, untuk memastikan langsung proses pelayanan kepada konsumen. Di lokasi, ia berdialog dengan petugas dan menyampaikan teguran terkait lambatnya penyaluran BBM yang membuat warga menunggu terlalu lama.

Agustiar menegaskan, antrean panjang seperti ini tidak boleh menjadi pemandangan rutin. Ia meminta pihak pengelola SPBU berkoordinasi dengan pemasok untuk memastikan stok dan distribusi berjalan lancar, terutama di saat kebutuhan warga sedang tinggi.

Apa yang Diminta Gubernur ke Petugas SPBU?

Dalam pertemuan itu, Agustiar mendesak agar persoalan antrean segera dicarikan solusi konkret. Ia tidak ingin masyarakat terus menerus kesulitan mendapatkan BBM hanya karena masalah teknis di tingkat SPBU. "Apabila ada penimbun, sampaikan pada saya," tegasnya kepada warga dan petugas yang hadir.

Pernyataan tegas itu sekaligus menjadi peringatan bagi oknum yang mungkin memanfaatkan kelangkaan untuk menimbun BBM. Gubernur meminta warga berani melapor jika menemukan indikasi penimbunan yang mengganggu distribusi.

Pengawasan Distribusi BBM Menjadi Prioritas

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan persoalan distribusi BBM menjadi perhatian serius. Agustiar menekankan perlunya pengawasan ketat di lapangan, termasuk di tingkat SPBU, agar BBM tersalurkan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak tertentu.

Langkah Gubernur yang turun langsung ke lapangan ini diharapkan menjadi efek jera bagi pengelola SPBU yang lalai. Warga Kobar pun berharap kejadian antrean berjam-jam untuk membeli BBM tidak akan terulang kembali di masa mendatang.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: kaltengonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top