PALANGKA RAYA — Warga Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan mendapatkan pasokan protein hewani gratis di tengah keterbatasan akses. Program Tebar Berkah Daging dari YBM PLN menyasar Dusun Pabaan yang mayoritas penduduknya petani dan buruh tani.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari insan PLN. "Kami ingin semangat berbagi ini dapat dirasakan secara luas, termasuk oleh saudara-saudara kita yang berada di wilayah yang cukup jauh dari pusat kota," katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Palangka Raya, Kamis.
Dusun Pabaan masuk kawasan Hantakan yang medannya cukup berat. Distribusi daging kurban ke titik-titik seperti ini jarang dilakukan oleh lembaga lain karena biaya logistik tinggi.
Yang menarik dari kegiatan ini bukan sekadar jumlah penerima. Pengurus masjid setempat mengungkapkan bahwa sejak Masjid Darul Munawwarah berdiri lebih dari tiga dekade lalu, belum pernah ada penyembelihan hewan kurban maupun pembagian daging secara bersama di lingkungan masjid. Program YBM PLN menjadi catatan sejarah tersendiri bagi warga.
"Kami bersyukur. Ini menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat," ujar Imat, salah satu warga penerima. Hal serupa disampaikan Hamdanah yang menilai program tersebut mempererat kebersamaan dan menambah semarak Idul Adha di Pegunungan Meratus.
Melalui program ini, YBM PLN UID Kalselteng berupaya memperluas distribusi manfaat zakat hingga ke pelosok. Targetnya bukan hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di daerah yang minim akses terhadap layanan publik dan bantuan sosial.
Bagi warga Dusun Pabaan, daging kurban dari YBM PLN bukan sekadar bahan makanan. Ini simbol bahwa mereka tidak dilupakan di tengah hiruk-pikuk perayaan di kota.