KALIMANTAN TENGAH — Tiga gol dan dua assist dalam dua pertandingan. Itulah catatan yang dibuat Deniz Undav untuk Timnas Jerman di babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026. Semua kontribusi itu ia sumbangkan dari bangku cadangan.
Undav membuka pesta gol saat Jerman menghancurkan Curacao 7-1. Satu gol dan dua assist ia sumbangkan dalam laga tersebut. Tapi puncaknya terjadi saat Jerman menghadapi Pantai Gading di laga penentu.
Tertinggal lebih dulu, pelatih Julian Nagelsmann memasukkan Undav pada menit ke-60. Hasilnya instan. Penyerang 29 tahun itu mencetak brace yang membawa Jerman menang 2-1 sekaligus memastikan tiket ke fase knock-out. Ini pertama kalinya sejak 2014 Jerman lolos dari babak penyisihan.
Catatan ESPN menunjukkan, keterlibatan Undav dalam lima gol (tiga gol, dua assist) di satu edisi Piala Dunia menyamai rekor Roger Milla. Legenda Kamerun itu menorehkan catatan serupa sebagai pemain pengganti pada Piala Dunia 1990.
Eksistensi Undav menjadi angin segar bagi Jerman yang lama bergantung pada Miroslav Klose. Sebelum Undav, hanya Klose yang mampu mencetak gol di dua laga pembuka Piala Dunia, tepatnya pada 2002. Undav juga menjadi pemain Jerman ketiga setelah Thomas Muller dan Klose (2010) yang sukses mencetak brace setelah sebelumnya menjebol gawang lawan.
Peran Undav bukan sekadar pencetak gol. Kehadirannya di lapangan mengubah dinamika permainan Jerman. Lawan Pantai Gading menjadi contoh sempurna: Jerman mandek sebelum ia masuk, lalu mencetak dua gol setelahnya.
Kualitas penyerang keturunan etnis Kurdi ini jelas menjadi ancaman serius bagi lawan-lawan Jerman di fase knock-out. Ia membuktikan status cadangan bukanlah halangan untuk menjadi penentu kemenangan.